Winda Viska Tanggapi soal Suami Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Rp250 Miliar

Winda Viska Tanggapi soal Suami Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Rp250 Miliar
Penyanyi jebolan Indonesia Idol Winda Viska bersama suami Mulyadi Tan. (instagram)

WJtoday, Bandung - Penyanyi jebolan Indonesia Idol Winda Viska buka suara terkait hebohnya kabar pemeriksaan sang suami Mulyadi Tan di KPK. Padahal menurutnya, kasus itu bukanlah menimpa bapak tiga anak tersebut.

Winda Viska menekankan, Mulyadi Tan hanya berstatus saksi dalam pemeriksaan KPK. Ia malah bingung mengapa justru sang suami yang disorot.

"Kalau mengenai kasus, itu kan bukan kasus suami saya. Kasusnya orang, suami saya sebagai saksi," kata Winda Viska dalam pesannya, seperti dikutip Suara.com, Kamis (9/9/2021).

"Baca headline, malah saya yang bingung. Kenapa fokusnya jadi suami dan saya," tambahnya menegaskan.

Meski menurut Winda Viska terjadi kekeliruan dalam konteks kasus dan pemberitaan, jebolan Indonesian Idol itu berharap hal ini bisa diluruskan.

"Agak blunder sebenarnya. Semoga bisa diluruskan," sebutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, heboh kabar suami Winda Viska yang menjalani pemeriksaan KPK di Polres Tanjungpinang pada Senin (6/9/2021).

Mulyadi Tan merupakan Komisaris PT Bintan Erlangga Eka Raharja, distributor Nano Logistik. Ia berstatus saksi dalam pemeriksaan di kasus kasus korupsi Bupati Bintan nonaktif Apri Sujadi.

Setelah pemeriksaan tersebut, pengusaha 36 tahun itu akan menjalani hal serupa di kantor KPK Jakarta.

Tidak hanya Mulyadi Tan yang diperiksa oleh KPK. Beberapa nama lain seperti Yulis Helen Romaidauli dan Ganda Tua Sihombing juga menjalani pemeriksaan.

"Hari ini (7/9) pemeriksaan saksi Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 sampai dengan 2018 untuk tersangka AS," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (7/9).

Sebelumnya pada bulan Juni lalu, Mulyadi Tan juga sudah sempat diperiksa polisi atas kasus dugaan korupsi terkait pengaturan barang kena cukai di Bintan pada 2016-2018.  ***