Wacana Bangun Lapas Baru di Tanah Aset Sitaan Kasus BLBI

Wacana Bangun Lapas Baru di Tanah Aset Sitaan Kasus BLBI
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD saat di Lapas Klas 1 Tangerang./twitter

WJtoday, Tangerang - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan HAM, Mahfud MD, telah berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk segera membangun lembaga pemasyarakatan baru. Ia mewacanakan lapas baru dibangun di atas tanah hasil sita aset perusahaan yang tersandung kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

"Saya sudah bicara dengan Kementerian Keuangan. Tanah-tanah dari BLBI yang telah kami kuasai itu bisa digunakan. Dari pada tidak dirampas dari debitur yang melakukan pembangkangan. Itu tinggal sulit. Jadi tinggal kami cari anggarannya saja," kata Mahfud, dalam keterangan pers di LP Tangerang, Rabu (8/9/2021).

Baca Juga : Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Menkumham Janjikan Uang Santunan Rp30 Juta kepada Keluarga Korban

Mahfud meminta Kementerian Hukum dan HAM lebih fokus dalam membangun gedung lapas baru. Ia melihat kondisi sebagian besar lapas di Indonesia sudah kelebihan kapasitas. 

"Kita harus membangun LP (baru dari) yang sekarang kondisinya kelebihan. Beberapa kendala yang selama ini seperti pertimbangan anggaran dan lain-lain akan kita atasi melihat kondisi sekarang," ujarnya.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, mengatakan, jumlah narapidana yang ditampung dalam lapas sudah melebihi batas normal sehingga perlu membangun lapas baru.

"Kondisi LP saat ini sudah kelebihan daya tampung dan kami akan membangun LP baru secara bertahap dalam mengatasi ini. Ini program yang sudah kami siapkan," ujarnya.***

Baca Juga : 41 Orang Meninggal, 8 Luka Berat dan 74 Luka Ringan Akibat Kebakaran yang Terjadi di Lapas I Tangerang