Viral Pria Tikam Istri Pakai Pisau di Bandung, Pelaku Ditangkap Saat Sembunyi di Garut

Viral Pria Tikam Istri Pakai Pisau di Bandung, Pelaku Ditangkap Saat Sembunyi di Garut

WJtoday, Bandung - Kepolisian menangkap RI (33), pria yang menikam istrinya sendiri di Jalan Manglid, Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Diketahui aksi pelaku menikam istrinya RM (25) viral di media sosial.

Wakapolresta Bandung, AKBP Dwi Indra Laksmana, mengungkapkan, hubungan korban dan pelaku adalah suami isteri siri.

"Tempat kejadian perkara itu di Margahayu Selatan, Margahayu, Kabupaten Bandung. Kejadiannya pada Kamis 29 April," kata Indra, di Mapolresta Bandung, Senin (3/4/2021).

Dari informasi yang didapat, penusukan tersebut, terjadi sekitar pukul 14.12 WIB.

"Pelaku ini motif cemburu, melihat korban berboncengan dengan laki-laki lain," kata Indra.

Sehingga, dikatakan Indra, pada saat bertemu di jalan, saat korban bersama temannya, didatangi pelaku.

"Langsung cekcok mulut, sehingga pelaku marah- marah, lalu melakukan pemukulan dan melakukan pensukan kepada korban," ujar dia.

Indra mengatakan, pelaku berhasil diamankan jajarannya, saat berada di Garut.

"Yang bersangkutan melarikan diri ke rumah saudaranya. Kurang lebih, setelah 3 hari setelah kejadian, kami berhasil mengamankan pelaku," ucap dia.

Indra mengatakan, adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah sebilah pisau dengan gagang kayu berwarna coklat, satu buah baju warna biru gelap, dan celana jeans yang ada bercak darah.

"Saat ini korban sedang rawat jalan, paska kejadian sempat beberapa hari dirawat inap. Adapun lukanya, yakni luka sobek dahi, luka tusuk pada pinggang kanan, perut, dan lengan bagian kanan," ujarnya.

Indra mengungkapkan, pelaku terjerat pasal 351 ayat 2, dengan ancaman 5 tahun penjara.

Sebelumnya, aksi suami tikam istri di Jalan Manglid, Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial.

Akibat peristiwa tersebut, sang istri diketahui tidak hanya mengalami luka tusuk.

Korban juga mengalami beberapa luka sabetan senjata tajam.

Saat ini kepolisian masih memburu suami korban.

Dalam video yang beredar di media sosial, kasus penusukan tersebut berawal dari pertengkaran pasangan suami istri tersebut.

Seorang wanita menggunakan jaket dan celana jeans bertengkar dengan seorang pria yang memakai jaket kulit dan celana jeans.

Keduanya bertengkar dengan menggunakan bahasa Sunda.

Awalnya pria tersebut yang mengatakan ingin berpisah.

Permintaan sang suami ditimpali sang istri.

"Yang sudah, ya sudah. Cari lagi sana yang baik, diteruskan juga ini (hubungan) tak akan benar," kata wanita itu.

Tiba-tiba pria tersebut, nada suaranya lebih meninggi dan kata kasar keluar dari mulutnya.

"Seenaknya saja. Kamu, anak kamu sudah diurus dan kontrakan kami juga, bagaimana kalau jadi gembel," katanya.

Wanita tersebut menimpali penyataan tersebut.

"Yang sudah, mah sudah".

Di video itu, ada seorang wanita yang mencoba melerai dan meminta dua orang yang bertengkar itu untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik.

Tiba-tiba terdengar teriakan histeris dari ibu-ibu dan orang yang ada di situ terdengar.

"Ditusuk, itu ditusuk, tolong!"

Kapolsek Margahayu, Kompol Yana Mulyana, membenarkan adanya penusukan di Margahayu itu, pada 29 April 2021.

"Kejadiannya (penusukan) kemarin lusa. Korban dengan pelaku (adalah pasangan) suami-istri, nikah agama atau siri," ujar Yana Mulyana saat dihubungi melalui ponselnya, Minggu (2/5/2021).

Yana mengatakan, korban mengalami luka sabetan senjata tajam dan sedang dirawat jalan.

"Lukanya, di perut, tangan, punggung, dan dahi. Jadi empat sabetan," kata Yana Mulyana.

Menurut Yana, sang istri adalah warga Margahayu, sedangkan pelaku atau suaminya merupakan warga Pasirjambu yang tinggal di kontrakan di Katapang.

"Pelaku masih dalam pengejaran. Diduga (akibat) cemburu buta," katanya.***(agn)