Vaksin Pfizer Berbahaya bagi Bayi yang Disusui: Hoaks

Vaksin Pfizer Berbahaya bagi Bayi yang Disusui: Hoaks
Ilustrasi (youtube)

WJtoday, Bandung - Beredar sebuah pesan berantai yang menyiratkan vaksin Pfizer yang diterima oleh ibu menyusui berbahaya pada bayi yang disusui.

Pesan tersebut berisi foto kaki seorang bayi yang nampak mengalami sakit kulit dengan narasi "Miris melihatnya, seorang Bayi yg disusui oleh ibu yg telah divaksin pfizer..."

Kementerian Kesehatan memberikan penegasan faktanya informasi tersebut tidak benar, dalam keterangan tertulis dikutip pada Minggu (10/10/2021).

Sekretaris Jenderal Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), dr. Budi Wiweko, Sp.OG(K)-FER., M.P.H. menjelaskan semua jenis vaksin Covid-19 bisa digunakan untuk ibu menyusui. 

Sejauh ini, tidak ada masalah atau isu yang berkaitan dengan vaksinasi Covid-19 untuk ibu menyusui, tidak adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang serius dan juga tidak berpengaruh pada produksi ASI-nya.

Lebih lanjut, Kementerian Kesehatan justru merekomendasikan vaksin Pfizer untuk diprioritaskan bagi sejumlah kelompok tertentu, termasuk ibu menyusui. Namun, dengan catatan ibu menyusui yang belum pernah menerima vaksin merek lain.

Hati-hati dengan informasi terkait kesehatan yang beredar tidak melalui kanal-kanal resmi, seperti postingan di media sosial atau broadcast pesan di aplikasi chatting.

Untuk diketahui, Vaksin Pfizer atau BNT162b2 adalah vaksin untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19. Vaksin Pfizer merupakan hasil kerja sama perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech dengan perusahaan farmasi asal Amerika, Pfizer. Vaksin ini mulai dikembangkan sejak tahun 2020.

Vaksin Pfizer adalah vaksin mRNA (messenger RNA). Jenis vaksin ini akan memicu sistem sistem kekebalan tubuh membentuk spike protein, yang nantinya akan membantu tubuh membentuk antibodi yang dapat melawan virus Corona.

Berdasarkan uji klinis tahap III yang dilakukan di Amerika Serikat, Jerman, Turki, Afrika Selatan, Brazil, dan Argentina, vaksin Pfizer memiliki nilai efikasi, yaitu efek perlindungan terhadap Covid-19, sebesar 95 persen.  ***