Ungkap Kendala Vaksinasi Lansia, Kemenkes: Tak Bisa Jalan Jauh dan Percaya Hoaks

Ungkap Kendala Vaksinasi Lansia, Kemenkes: Tak Bisa Jalan Jauh dan Percaya Hoaks
ilustrasi./twitter

WJtoday, Jakarta - Vaksinasi corona pada kelompok lansia saat ini masih menjadi fokus penting harus terus dikejar oleh pemerintah. Per Kamis (7/10/2021), capaiannya menurut situs vaksin.kemkes.go.id baru mencapai sekitar 31,74% dari target secara nasional.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Siti Nadia Tarmizi, mengatakan ada beberapa hal yang masih menjadi kendala dalam pelaksanaan vaksinasi corona lansia.

"Memang jadi tantangan adalah bagaimana inovasi-inovasi yang kita lakukan untuk mencapai lansia. Karena lansia ada beberapa keterbatasan secara fisik tidak bisa jalan jauh, sehingga aksesnya harus didekatkan," kata Nadia dalam dialog virtual bertajuk 'Kejar Vaksinasi Lansia Demi Indonesia yang Lebih Sehat' yang ditayangkan di YouTube FMB 9, Kamis (7/10/2021).

Selain itu, Nadia mengungkapkan akses tranportasi juga jadi kendala. Apalagi, jika lokasi vaksinasi jauh sehingga harus menunggu ada pihak yang bisa mengantar jemput. Belum lagi maraknya berita hoaks terkait vaksin.

"Kedua, kendala biaya transportasi karena ada yang sebagian sudah tidak bekerja sehingga harus menunggu keluarga. Kemudian ada hoaks, kepercayaan yang infonya belum lengkap," ungkap Nadia.

Oleh karena itu, ia mengingatkan ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menggencarkan lagi vaksinasi pada lansia. Yakni dengan melibatkan sejumlah tokoh-tokoh berpengaruh dan juga mendekatkan akses vaksinasi ke daerah-daerah sulit akses.

"Paling baik kita melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama dan layanan door-to-door supaya bisa lebih dekat dengan lansia," tutup Nadia.***