Tanggapi Jokpro, Stafsus Tegaskan Jokowi Tolak Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode

Tanggapi Jokpro, Stafsus Tegaskan Jokowi Tolak Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode
Presiden Joko Widodo (Jokowi). / (setkab ri)

WJtoday, Jakarta - STAF Khusus (stafsus) Presiden Bidang Komunikasi, Fadjroel Rachman mengingatkan kembali  Presiden Joko Widodo (Jokowi)menolak wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Fadjroel menyampaikan hal ini untuk merespons acara Relawan Jokowi-Prabowo (Jokpro) yang mendukung pasangan Jokowi-Prabowo maju pada Pilpres 2024 mendatang.

"Penegasan bahwa Presiden Jokowi menolak wacana presiden tiga periode," kata Fadjroel dalam keterangan resminya, Sabtu (19/6/2021).

Ditegaskannya, Jokowi tetap tegak lurus terhadap konstitusi UUD 1945 dan setia terhadap Reformasi 1998. Ia juga mengingatkan bahwa masa jabatan presiden dan wakil presiden yang diatur dalam UUD 1945 amandemen pertama hanya dua periode.

Selain itu, Fadjroel menyinggung  Jokowi sudah dua kali menolak untuk menambah masa jabatan presiden menjadi tiga periode. Yakni pada Februari 2020 lalu dan Maret 2021 lalu.

"Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode itu, ada tiga (motif) menurut saya. Satu, ingin menampar muka saya, yang kedua ingin cari muka, padahal saya sudah punya muka, yang ketiga ingin menjerumuskan. Itu saja," sebut Fadjroel mengutip pernyataan Jokowi.

Relawan yang mengatasnamakan Komunitas Jokowi-prabowo alias Jokpro 2024 dijadwalkan menggelar pembentukan Sekretariat Nasional untuk mendukung pasangan Joko Widodo-Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Sekjen Jokpro 2024, Timothy Ivan mengaku pihaknya turut mendukung Jokowi agar maju kembali sebagai Presiden untuk tiga periode.

Sementara itu, Jokowi sempat menyatakan bahwa sejumlah relawan sudah meminta arahan dirinya untuk menghadapi Pilpres 2024. Dia meminta para relawan Jokowi untuk sabar terlebih dahulu.

"Di kesempatan yang baik ini ingin saya sampaikan, sabar, sabar dulu. Tidak usah tergesa-gesa, enggak usah tergesa-gesa. Enggak usah grasah-grusuh," ujar Jokowi saat membuka Rapat Pimpinan Nasional Seknas Jokowi secara virtual, Sabtu (12/6).

Jokowi memastikan akan memberi arahan terkait dengan Pilpres 2024 pada saat yang tepat. Dia mengaku akan menyampaikan ke mana 'kapal besar' relawan Jokowi akan menuju.  ***