Kalapas Tangerang Akan Diperiksa Polda Metro Selasa Besok

Kalapas Tangerang  Akan Diperiksa Polda Metro Selasa Besok
Kebakaran di Lapas I Tangerang./Twitter

WJtoday, Jakarta - Polisi mulai melakukan pemeriksaan terhadap saksi dalam kasus Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang.

Penyidik Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan sebanyak 20 saksi dalam kasus yang sudah ditingkatkan ke penyidikan ini.

Namun, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Victor Teguh Prihartono tak masuk dalam daftar pemeriksaan hari ini.

Pemeriksaan terhadap Victor dijadwalkan dilakukan pada Selasa (14/9/2021) besok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan polisi sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap Victor untuk diperiksa sebagai saksi.

"Hari ini belum ada agenda pemeriksaan kepada Kalapas. Rencana besok jam 10 pagi kami lakukan pemeriksaan terhadap Kalapas Kelas I Tangerang," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Senin (13/9/2021).

Untuk hari ini, terdapat 20 saksi yang akan dimintai keterangan oleh penyidik terkait peristiwa kebakaran yang menewaskan 46 orang itu. Saksi yang diperiksa hari ini antara lain adalah petugas lapas yang berjaga saat kejadian, petugas PLN, hingga petugas pemadam kebakaran.

"Hari ini 20 saksi diperiksa oleh penyidik. 14 dari petugas lapas, 3 dari PLN dan 3 lainnya adalah petugas pemadam kebakadan," jelas Yusri.

Baca Juga : Usut Kasus Kebakaran di Lapas Klas I Tangerang, Polda Metro Periksa Kalapas Hari Ini

Dalam kasus ini, polisi menemukan ada unsur pidana.

Atas temuan tersebut, penyidik menerapkan Pasal 187 KUHP dan atau Pasal 188 KUHP dan atau Pasal 359 KUHP.

Seperti diketahui, peristiwa kebakaran di Blok C2 Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, terjadi pada Rabu (8/9/2021).

Kebakaran ini menewaskan 41 orang dan kini menjalani proses identifikasi jenazah oleh Tim Disaster Victim Identification Mabes Polri di RS Polri Kramat Jati.

Dalam proses identifikasi itu, Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi 10 jenazah dan saat ini pengidentifikasian 31 jenazah lainnya masih terus dilakukan. ***