Stop Bertarung di Arena MMA, Khabib Nurmagomedov Lirik Jadi Promotor MMA

Stop Bertarung di Arena MMA, Khabib Nurmagomedov Lirik Jadi Promotor MMA
Khabib Nurmagomedov
WestJavaToday.com - Pegulat di arena seni bela diri campuran (Mixed martial arts/MMA), Khabib Nurmagomedov tidak benar-benar bisa meninggalkan dunia MMA yang telah membesarkan namanya begitu saja, walau menyatakan sudah tak akan lagi bertarung, pria asal Dagestan itu punya cara lain agar selalu terikat dengan MMA.

Dilansir dari media Rusia, RT menyebut bahwa Khabib kini banting stir dari petarung menjadi promotor. Pria 32 tahun itu dikabarkan akan membeli lisensi promotor MMA asal Rusia, Gorilla Fighting Championship (GFC). 

Asal tahu saja, GFC adalah promotor yang beroperasi di Dagestan. Hajatan terakhir mereka adalah GFC 29 pada 16 Oktober lalu. Di akhir tahun, akan ada dua acara lagi, yakni pada 4 dan 19 Desember 2020. Nah, pada 2 Desember, Khabib diharapkan bakal memberi konfirmasi terkait rencananya itu. 

Jika benar-benar jadi dibeli oleh Khabib, GFC rumornya akan berganti nama menjadi Eagle Fighting Championship (EFC). Well, 'Eagle', mirip dengan nama sasana MMA milik keluarga Nurmagomedov. 

Harga yang harus daibayar Khabib Nurmagomedov

Berapa harga yang harus dibayar Khabib Nurmagomedov untuk mengakuisisi GFC? Jurnalis asal Rusia, Azamat Bostanov, menyebut angka 1 miliar dolar AS (sekitar Rp 14,1 triliun). 

Khabib juga akan melakukan revolusi. Acara-acara pertarungan yang digelar oleh GFC/EFC nantinya tidak akan hanya dilangsungkan di Rusia atau negara-negara di sekitarnya. 

Akan tetapi, acara-acara juga akan dilangsungkan di Amerika Serikat hingga negara-negara Timur Tengah. Yah, mirip-mirip seperti UFC. 

Apakah GFC/EFC akan menjadi saingan UFC? Nah, justru, Khabib dikabarkan mau bekerja sama dengan UFC dan hendak berdiskusi dengan sang bos, Dana White.

Khabib Nurmagomedov Putuskan Pensiun dari UFC

Sebelumnya, Pegulat profesional Khabib Nurmagomedov resmi memutuskan pensiun seusai mengalahkan rivalnya, Justin Gaethje dalam gelaran UFC 254 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Minggu dini hari, 25 Oktober 2020 Waktu Indonesia. Ia juga membeberkan alasan mundur dari kancah UFC.

Dalam pernyataannya, Khabib mengatakan memutuskan pensiun lantaran merasa tidak mungkin bertarung tanpa didampingi sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov, yang meninggal dunia pada 3 Juli 2020 lalu setelah berjuang melawan penyakit jantung dan komplikasi virus corona.

"Ini pertarungan terakhir saya. Tidak mungkin saya datang ke sini tanpa ayah saya. Saat UFC menelpon saya bersama Justin (Gaethje), saya berbicara dengan ibu selama tiga hari," kata Khabib seusai pertandingan.

"Saya berjanji padanya ini akan jadi pertarungan terakhir saya. Saya harus menepati janji saya. Ini pertarungan terakhir," ujar dia.

Dalam pertandingan melawan Justin Gaethje, Khabib dinyatakan menang technical submission di ronde kedua pada menit ke-1 detik ke-36, setelah sukses melumpuhkan rivalnya dengan teknik triangle choke.

Pada ronde pertama, duel antara Khabib melawan Gaethje terpantau berjalan imbang. Keduanya sama-sama melancarkan pukulan dan tendangan untuk menggoyahkan pertahanan masing-masing.

Saat memasuki ronde kedua, Khabib mulai meningkatkan jumlah serangan dan berhasil menjatuhkan Gaethje. Petarung berjuluk The Eagle itu kemudian melakukan kuncian dengan teknik triangle choke yang membuat Justin Gaethje menyerah.

Akhirnya, Khabib dinyatakan menang dan berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan UFC, sekaligus menjaga rekor tak terkalahkan dengan catatannya menjadi 29-0. Usai pertandingan, Khabib Nurmagomedov nampak menangis haru.***