Spanyol Laporkan Kematian Kedua Kasus Cacar Monyet

Spanyol Laporkan Kematian Kedua Kasus Cacar Monyet
ilustrasi cacar monyet atau monkeypox . (twitter)

WJtoday, Jakarta - Spanyol melaporkan kasus kematian kedua akibat penyakit cacar monyet atau monkeypox pada Sabtu (30/7/2022). Sehari sebelumnya satu pasien meninggal, yang diyakini sebagai kematian pertama terkait wabah ini di Eropa.

"Di antara 3.750 pasien, 120 dirawat di rumah sakit dan dua meninggal," kata kementerian kesehatan Spanyol dalam sebuah laporan, tanpa menyebutkan tanggal kematian korban yang kedua.

Pihak berwenang hanya mengatakan para korban adalah dua pria muda. Penelitian sedang dilakukan untuk mengumpulkan lebih banyak informasi epidemiologis pada kedua kasus tersebut.

Menurut pusat koordinasi darurat dan siaga kementerian kesehatan, 4.298 orang di Spanyol telah terinfeksi. Tingginya angka kasus cacar monyet di Spanyol, menjadikan negara ini salah satu yang paling terpukul di dunia.

Brasil sebelumnya juga melaporkan kematian pertama terkait cacar monyet pada Jumat. Kementerian Kesehatan Brasil menyatakan korban adalah pasien berusia 41 tahun yang meninggal karena memiliki penyakit penyerta limfoma yang menurunkan imunitasnya. Organisasi Kesehatan Pan Amerika melaporkan Brasil memiliki 978 kasus cacar monyet yang dikonfirmasi pada Jumat.

Kasus kematian sebelumnya hanya terbatas di Afrika di mana virus itu endemik dan pertama kali terdeteksi pada tahun 1970. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan global. Sebagian besar infeksi berada di Eropa, di mana 70 persen kasus baru telah terdeteksi sejak awal Mei, menurut kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Sebelumnya dari lima kasus kematian akibat virus monkeypox ini, semuanya berasal dari Afrika. ***