Soal Laporan Luhut Binsar, Polda Metro Periksa Haris Azhar dan Fatia Maulida Pekan Depan

Soal Laporan Luhut Binsar, Polda Metro Periksa Haris Azhar dan Fatia Maulida Pekan Depan
Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti./Tangkap layar YouTube Haris Azhar

WJtoday, Jakara - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya akan memeriksa Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidianti pada pekan depan.

Keduanya diperiksa atas laporan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar. Dalam perkara ini Luhut melaporkan Fatia dan Haris dengan dugaan menyebarkan berita bohong dan fitnah di media elektronik. 

“Sementara kami rencanakan undang interview terlapor mudah-mudahan besok terlaksana kami akan undang saudara HA,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Senin (4/10/2021).

Polisi akan memediasi Luhut dan Haris Azhar

Yusri mengatakan, saat ini penyidik masih memeriksa saksi-saksi dan barang bukti pelapor. Sebelumnya, polisi akan memediasi Luhut dengan Haris Azhar dan Fatia Maulidianti.

Mediasi dilakukan berdasarkan surat telegram Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit perihal penanganan kasus UU ITE. Dalam perkara ini, Luhut melaporkan Haris dan Fatia dengan dugaan pencemaran nama baik dan menyebarkan berita bohong melalui media elektronik.

“Kita akan jadwalkan karena kita di sini ada surat edaran Kapolri terkait masalah seperti ini nantinya akan kita kedepankan mediasi. Kita mediasi di tahap penyelidikan kalau memang ada kesepakatan, kalau tidak akan berlanjut nanti,” ujar Yusri di Polda Metro, Jakarta Selatan, Senin (27/9/2021).

Luhut pastikan akan meneruskan kasus ini ke pengadilan

Sementara itu, Luhut menegaskan akan melanjutkan kasus ini hingga ke pengadilan meski nantinya ada proses mediasi dari polisi. Ia ingin kasusnya menjadi pembelajaran untuk demokrasi di Indonesia.

“Supaya kita semua ini belajar bahwa tidak ada kebebasan absolut. Sudah berkali-kali saya sampaikan kebebasan bertanggung jawab. Jadi jangan mengatakan hanya hak asasi yang ngomong aja, hak asasi yang diomongin juga kan ada,” ujar Luhut setelah menjalankan pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Luhut bantah melakukan kecurangan di Papua

Luhut mengatakan pernyataan yang dilontarkan Haris dan Fatia merupakan fitnah terhadap dirinya. Oleh karena itu, ia melaporkan kasus ini untuk kembali membersihkan namanya.

“Jadi saya juga tidak ingin anak cucu saya merasa bahwa saya sebagai orang tuanya, kakeknya, membuat kecurangan di Papua yang saya tidak pernah lakukan, jadi biarlah dibuktikan di pengadilan nanti kalau saya salah, ya, saya dihukum,” ujar Luhut.

“Berarti kalau yang melaporkan itu salah ya dia dihukum, kita kan sama di mata hukum, ini saya kita penting, jadi semua pembelajaran buat kita semua jangan sembarangan ngomong,” sambungnya.***