Setelah David da Silva Giliran Makan Konate Hengkang dari Persebaya

Setelah David da Silva Giliran Makan Konate Hengkang dari Persebaya
Playmaker Persebaya Surabaya, Makan Konate
WJtoday, Surabaya - Persebaya Surabaya harus kehilangan dua pemain asing mereka, yakni David Aparecido da Silva dan Makan Konate. Keduanya memutuskan untuk hengkang dari klub berjuluk Bajul Ijo tersebut lantaran tidak jelasnya penyelenggaraan kompetisi (Liga 1).

David da Silva menjadi pemain asing pertama yang mengundurkan diri dari Persebaya Surabaya kemudian Gelandang asing asal Mali, Makan Konate pun, resmi mengundurkan diri dari Persebaya Surabaya.

Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, sudah menerima surat pengunduran diri dari Makan Konate.

"Jujur kami tidak berdaya sama sekali. Walau hanya untuk menahan sejenak. Meminta pemain bersabar," kata Candra Wahyudi dikutip laman resmi Persebaya.

"Soalnya, siapapun tidak ada yang bisa menjamin kepastian kompetisi. PSSI dan LIB sekalipun."

Akibat pandemi Virus Corona (Covid-19), gelaran Liga 1 2020 sejatinya harus ditangguhkan sejak pertengahan Maret. Sayangnya, ketika kompetisi di negara-negara lain saat ini sudah bergulir kembali, Indonesia masih belum bisa melanjutkan Liga 1. Gelaran Liga 1 yang rencananya bakal dilanjutkan pada awal Oktober 2020, tidak jadi terelasisasi lantaran pihak kepolisian enggan memberi izin

David mengaku tidak bisa menunggu situasi ini lebih lama lagi. Apalagi ia sudah selama 10 bulan tidak bermain. Maka dari itu, ia memutuskan untuk hengkang. Terlebih karena ia mendapat tawaran dari sejumlah klub di kawasan Asia.

"Situasi ini tidak baik bagi saya. Sudah 10 bulan saya tidak bermain. Saya harus melangkah. Tidak bisa menunggu situasi ini," aku David, sebagaimana dikutip dari laman resmi Persebaya, Jumat (11/12/2020).

“Memang ada beberapa tawaran bergabung (dari klub-klub di Asia). Tetapi, saya masih belum putuskan. Lihat beberapa hari ke depan," lanjut penyerang berpaspor Brasil tersebut.

Sama halnya dengan David, Makan Konate juga memutuskan untuk angkat kaki dari Persebaya. Konate sebenarnya memiliki niat untuk mempersembahkan trofi bagi Bajul Ijo. Sayangnya, kompetisi justru terhenti dan tidak pasti kapan akan berlanjut.

“Selama delapan bulan saya di Indonesia. Tidak ada kabar soal kompetisi sampai saat ini. Saya tidak bisa lebih lama lagi menunggu,” papar mantan penyerang Arema FC tersebut.

“Jujur, keputusan ini sulit. Saya sudah telanjur menjanjikan trofi juara pada Persebaya. Tetapi, situasi dan kondisi tidak memungkinkan. Saya harus lanjutkan perjalanan. Insya Allah suatu saat saya kembali,” jelasnya. ***