Setan Merah Menyerah di Kandang Istanbul Basaksehir

Setan Merah Menyerah di Kandang Istanbul Basaksehir
Gelandang Manchester United Bruno Fernandes beraksi dalam laga Liga Champions melawan Basaksehir
WJtoday, Istanbul - Manchester United terjerembab di markas Istanbul Basaksehir dan menelan kekalahan 1-2 dari tim debutan Liga Champions itu dalam laga putaran ketiga Grup H di Stadion Basaksehir Fatih Terim, Istanbul, Turki, Kamis (5/11) dini hari WIB. 

Dua gol yang dicetak Demba Ba dan Edin Visca untuk tuan tumah hanya bisa dibalas sekali oleh MU lewat sundulan Anthony Martial. 

MU mengambil inisiatif menyerang di awal laga tetapi dua peluang dari Bruno Fernandes dan Donny van de Beek hanya berakhir di sisi gawang. 

Tuan rumah berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-13 ketika Visca mengawali sebuah serangan balik dengan umpan jauh yang diterima dengan baik oleh Ba dan mantan pemain Chelsea itu berlari hampir separuh lapangan jauhnya sebelum melepaskan tembakan yang memperdaya kiper Dean Henderson. 

Martial hampir segera menyamakan kedudukan, tetapi tembakan kerasnya dihalau mantan pemain MU Rafael yang pasang badan untuk menghalangi bola. 

Sedangkan peluang Basaksehir menggandakan keunggulan lewat sundulan Danijel Aleksic masih bisa diamankan oleh Henderson. 

Eksekusi serangan balik presisi kembali berbuah manis bagi Basaksehir, ketika penguasaan bola Juan Mata direbut Deniz Turuc yang kemudian melepaskan umpan tarik ke dalam kotak penalti. Ba melakukan gerakan tipuan, membiarkan bola bergulir disambar Visca yang berdiri bebas untuk menggandakan keunggulan tuan rumah atas MU pada menit ke-40. 

Tiga menit kemudian, MU berhasil memperkecil ketertinggalan lewat Martial yang menanduk umpan silang Luke Shaw. 

MU bermain lebih agresif pada babak kedua dan memperoleh peluang bagus dari situasi bola mati, tetapi tendangan bebas Fernandes masih bisa ditepis kiper Fehmi Gunok. 

Setan Merah kemudian menambah daya serangnya ketika memasukkan Paul Pogba, Edinson Cavani, dan Mason Greenwood. Namun, mereka nyaris tidak menciptakan peluang berbahaya untuk MU. Sedangkan Basaksehir bermain lebih aman dan bertahan untuk mengamankan keunggulan mereka.***