Seluruh Tersangka Kasus Dugaan Mafia Tanah Keluarga Nirina Zubir Ditahan

Seluruh Tersangka Kasus Dugaan Mafia Tanah Keluarga Nirina Zubir Ditahan
Artis Nirina Zubir. (twitter)

WJtoday, Jakarta - Polisi kini telah menahan lima tersangka kasus dugaan mafia tanah yang menimpa keluarga artis Nirina Raudhatul Jannah Zubir atau dikenal dengan nama Nirina Zubir di Polda Metro Jaya. Kelimanya ditahan selama 20 hari ke depan.

"Sudah, kelimanya ditahan untuk 20 hari ke depan dan dilanjutkan 40 hari," ujar Kepala Sub Direktorat Harta dan Benda Direkrorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Petrus P. Silalahi saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa, 23 November 2021.

Kelima tersangka itu adalah eks asisten rumah tangga keluarga Nirina, Riri Khasmita; suami Riri, Endrianto; seorang notaris, Faridah; serta dua orang notaris Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Ina Rosaina dan Erwin Ridwan.

Adapun Riri, Endrianto, dan Faridah telah ditahan sejak Rabu, 17 November 2021. Saat itu polisi menetapkan mereka sebagai tersangka.

Sementara Ina, ditahan mulai hari ini setelah ditangkap polisi dini hari tadi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Adapun Erwin menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya siang tadi.

Keduanya ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada hari ini. Baik Ina maupun Erwin sebelumnya kerap mangkir dari panggilan pemeriksaan dengan alasan yang dinilai oleh penyidik tidak patut.

Dalam kasus ini, Riri Khasmita membalik nama enam surat tanah milik keluarga Nirina menjadi namanya dan suaminya. Nirina mengatakan keluarganya rugi sekitar Rp 17 miliar akibat peristiwa itu.

Penyidik menjerat para tersangka dengan Pasal 263, 264, 266, dan 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penipuan dan pemalsuan dokumen. Selain itu, penyidik juga menggunakan Pasal 3 dan 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang a(TPPU) untuk mengetahui aliran uang hasil penjualan tanah keluarga Nirina Zubir.

Keluarga Nirina Zubir menjadi korban penipuan dan penggelapan oleh asisten rumah tangga (ART) bernama Riri Khasmita dan suaminya Endiryanto, menggelapkan enam sertifikat tanah milik ibu Nirina.

Dari enam sertifikat tersebut, dua di antaranya sudah dijual hingga telah dibangun oleh pembeli.

"Sisanya empat tanah dengan bangunan yang sedang diagunkan. Kurang lebih 17 miliar dari keenam bidang tanah tersebut,” ujar salah satu kakak Nirina pada Rabu (17/11/2021).

Sejumlah pihak telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Riri Khasmita, Endrianto, Notaris Faridah, Notaris PPAT Ina Rosaina, dan Erwin Riduan.***