OLIMPIADE TOKYO 2020

Selama Raih Emas, Peringkat di Olimpiade Tokyo Jadi yang Terburuk bagi Indonesia

Selama Raih Emas, Peringkat di Olimpiade Tokyo Jadi yang Terburuk bagi Indonesia
Ilustrasi penutupan Olimpiade Tokyo 2020. (olympics.com)

WJtoday, Bandung - Kontingan Indonesia finis di posisi ke-55 pada klasemen akhir perolehan medali Olimpiade Tokyo 2020, Minggu (8/8/2021). Ini menjadi peringkat terburuk Indonesia selama mendapatkan medali emas pertama pada Olimpiade Barcelona 1992.

Pada Olimpiade Barcelona 1992 saat Indonesia pertama kali mendapatkan medali emas [yang dihitung ke dalam total perolehan medali resmi], Indonesia mampu finis di urutan ke-24 klasemen akhir perolehan medali. Saat itu Indonesia sukses menggondol dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.

Sebelumnya pada Olimpiade Munich 1972, Indonesia sebenarnya sudah berhasil meraih dua medali emas lewat Rudy Hartono di tunggal putra badminton serta ganda putra Ade Chandra dan Christian Hadinata. Namun, ketika itu, badminton masih menjadi cabor yang diujicobakan di Olimpiade, sehingga perolehannya tidak dihitung ke dalam total perolehan medali resmi.

Selanjutnya, pada Olimpiade Atlanta 1996, Indonesia yang memperoleh satu medali emas, tiga perak, dan dua perunggu juga mampu finis di posisi ke-41.

Kemudian, peringkat Indonesia sempat membaik di Olimpiade Sydney 2000 dengan finis di posisi ke-38 usai membawa pulang satu medali emas, tiga perak, dan dua perunggu.

Sayangnya, ranking Indonesia kembali turun di Olimpiade Athena 2004 dengan finis pada peringkat ke-48. Kontingen Indonesia kala itu hanya meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

Indonesia berhasil memperbaiki peringkatnya di Olimpiade Beijing 2008 dengan finis di urutan ke-42 usai meraih satu medali emas, satu perak, dan empat perunggu.

Indonesia berhasil memperbaiki peringkatnya di Olimpiade Beijing 2008 dengan finis di urutan ke-42 usai meraih satu medali emas, satu perak, dan empat perunggu.

Lalu, pada Olimpiade London 2012 Indonesia yang gagal meraih medali emas harus terpuruk di urutan ke-63.

Sedangkan, pada Olimpiade Rio 2016, Indonesia berhasil meraih satu medali emas dan dua perak. Ketika itu Indonesia mampu finis di urutan ke-46 pada klasemen akhir.

Kini, di Olimpiade Tokyo 2020 dengan satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu, Indonesia hanya mampu finis di urutan ke-55. . Finis di ranking ke-55 menjadi ranking terburuk Indonesia selama mendapatkan emas sejak Olimpiade Barcelona 1992.  ***