Saran Guru Besar FKUI untuk Tekan Angka Kematian Covid-19

Saran Guru Besar FKUI untuk Tekan Angka Kematian Covid-19
ilustrasi Kematian Akibat Covid-19

WJtoday, Jakarta - Guru Besar Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia (FKUI) Prof Tjandra Yoga Aditama memberikan saran kepada pemerintah agar bisa menekan angka kematian akibat virus Covid-19.

Dia menilai tingginya angka kematian akibat virus tersebut akhir-akhir ini harus menjadi evaluasi pemerintah dan masyarakat.

"Tingginya angka kematian amat memprihatinkan karena jumlah yang meninggal bukan hanya sebatas angka saja, keluarga dan kerabat kita yang sudah meninggal tidak akan mungkin kembali lagi. Upaya maksimal harus dilakukan untuk menganalisis dan menekan serta menurunkan jumlah warga yang wafat karena Covid-19," kata dia dalam keterangan yang diterima, Minggu (1/8/2021).

Menurut dia, pemerintah harus melakukan analisis penyebab kematian akibat Covid-19. Setidaknya ada dua aspek yang menjadi perhatian, pertama, analisis tentang ribuan warga yang wafat setiap hari ini, berapa yang meninggal di rumah sakit, angka korban jiwa di rumah, jumlah yang sudah dibawa ke rumah sakit dan tidak dapat tempat, dan lain sebagainya.

"Bagaimana pola umurnya, mana jenis komorbid paling banyak dan lain-lain," kata dia.

Selain itu, mantan Direktur WHO Asia Tenggara ini meminta pemerintah melakukan audit kasus kematian. Sebenarnya hal tersebut merupakan prosedur yang sudah rutin dilakukan di berbagai rumah sakit.

"Kalau hasil audit kematian ini dikumpulkan dan dikompilasi, maka akan didapat pola nasional tentang apa faktor-faktor yang berhubungan dengan tingginya angka kematian," kata dia.***