'Salam MUI' Layanan Konseling Keagamaan dan Kesehatan Mental di Masa Pandemi

'Salam MUI' Layanan Konseling Keagamaan dan Kesehatan Mental di Masa Pandemi

WJtoday, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluncurkan program baru yakni 'Salam MUI'. Program itu berada dalam naungan gerakan nasional MUI dalam penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Ketua MUI, KH Cholil Nafis mengatakan, program 'Salam MUI' ini merupakan layanan konsultasi keagamaan dan kesehatan secara virtual atau telekonseling bagi masyarakat yang hendak konsultasi keagamaan Islam dan kesehatan berkenaan dengan pandemi Covid-19.

"Sudah satu tahun lebih pandemi Covid-19 melanda dunia. Tidak hanya mengancam kesehatan fisik, pandemi juga berdampak pada kesehatan mental," kata Cholil Nafis dalam keterangannya, Jumat (6/8).

"Terlebih, dengan adanya pembatasan sosial, serta peningkatan kasus Covid-19 yang tinggi menjadikan kesabaran dan kepatuhan terus diuji," tambah dia.

Cholil Nafis menjelaskan, berdasarkan hasil survei daring yang dilakukan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI pada 8-17 Maret, terungkap mayoritas responden merasa semakin religius sejak menjalani hidup di era pandemi Covid-19.

Selain itu, mayoritas responden juga merasa keyakinan keberagamaan mereka membantu secara psikologis dalam menghadapi pandemi. Meski begitu Balitbang dan Diklat Kemenag menilai, masih sedikit layanan konsultasi psiko-spiritual atau psikologi keagamaan yang tersedia.

"Oleh sebab itu perlu ada pendampingan terhadap umat agar tetap kuat dan tangguh dalam menghadapi pandemi ini," ucap Cholil Nafis.

Berkaca dari temuan itu, Gernas MUI kemudian meluncurkan program baru yakni 'Salam MUI'.

Lebih lanjut, bagi Masyarakat yang ingin berkonsultasi keagamaan Islam dan kesehatan berkenaan dengan Covid-19 bisa menghubungi melalui Whatsapp Center: 081219519529 (Telkomsel) atau 0858800969660 (Indosat).

Masyarakat juga bisa menghubungi melalui email: salam.muipusat@gmail.com atau layanan WA dan email dibuka 24 jam dan konsultasi langsung sesuai jadwal yang disepakati dengan pakar.***

'Salam MUI'

Layanan Konseling Keagamaan dan Kesehatan Mental di Masa Pandemi