RI Dapat Tambahan 10 Ribu Kuota Haji 2022

RI Dapat Tambahan 10 Ribu Kuota Haji 2022
ilustrasi Jemaah Haji. (Bareksa)

WJtoday, Jakarta - Kabar baik, Indonesia dapat penambahan kuota 10 ribu orang jemaah haji di musim haji ini. Ketua Komisi VIII DPR dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto menyebutkan pihaknya meminta Kementerian Agama RI segera memanfaatkan dan menyiapkan segala sesuatunya terkait penambahan kuota tersebut.

"Kami akan melakukan rapat kerja dengan Kementerian Agama, untuk menyusun segala sesuatu sehingga serapan tambahan kuota haji ini bisa dimaksimalkan walaupun waktunya sangat mepet," ujar Yandri Susanto, Rabu (22/6/2022) kemarin di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta.

Lebih lanjut ia mengungkapkan pemerintah harus siap mengantisipasi berbagai kemungkinan terkait penambahan kuota haji sebanyak 10 ribu orang tersebut yang diberikan Kerajaan Arab Saudi.

"Jadi kita dapat kabar dari Kementerian Agama ada penambahan 10.000 kuota haji dari kerajaan Saudi untuk Indonesia. Untuk merespons ini tentu kami harus hati-hati karena tanpa persetujuan atau ada payung hukum dari DPR ya Kementerian Agama tidak bisa melakukan banyak hal," kata dia.

Meskipun informasi yang didapatkan terkait tambahan kuota 10 ribu haji tersebut bersifat dadakan jelang berakhirnya masa haji, ia berharap kuota tambahan tersebut bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

"Tapi kita tahu banyak sekali yang mau berangkat haji termasuk haji khusus dan lain sebagainya mungkin ini ada berkahnya sehingga mereka yang sangat ingin ke tanah suci bisa ditampung melalui penambahan kuota 10 ribu," kata Yandri Susanto.

Yandri mewanti-wanti persiapan yang dilakukan oleh Kementerian Agama bersama DPR dan stakeholder terkait perlu dilaksanakan dengan baik agar bisa memberikan pelayanan optimal kepada 10 ribu orang tambahan kuota haji asal Indonesia tersebut. 

"Tambahan kuota haji ini untuk musim haji sekarang. Jadi waktunya tinggal satu minggu. Kita akan umumkan terus nanti siapa yang mengambil kuota nya mungkin para travel haji, atau travel-travel yang selama ini urus haji khusus ya mereka mungkin bisa memanfaatkan kuotanya dengan maksimal," tandas Yandri Susanto. ***