Rangkul Pendukung Khilafatul Muslimin, BNPT Ajak Tobat Konstitusi untuk Kembali ke Pancasila dan NKRI

Rangkul Pendukung Khilafatul Muslimin, BNPT Ajak Tobat Konstitusi untuk Kembali ke Pancasila dan NKRI

WJtoday, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berupaya merangkul pendukung Khilafatul Muslimin. Mereka diharapkan mau meninggalkan paham tentang khilafah dan kembali kepada Pancasila dan NKRI.

"Sedang kita galang, sedang kita rangkul untuk mau bertobat atau mencabut baiat sebelumnya dan melakukan tobat konstitusi untuk kembali kepada Pancasila dan NKRI," kata Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Ahmad Nurwakhid, Kamis (9/6/2022).

Nurwakhid mengatakan sejumlah langkah telah disiapkan pascapenangkapan pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja. Dia berharap upaya ini berhasil seperti yang dilakukan terhadap anggota Negara Islam Indonesia (NII) di Padang, Sumatra Barat.

"Seperti di Padang itu, ada 16 tokohnya yang ditangkap kemudian yang lainnya kita galang akhirnya mau cabut sumpah baiat," ungkap jenderal polisi bintang satu itu.

Abdul Qadir Hasan Baraja ditangkap imbas peristiwa konvoi motor membawa tulisan kebangkitan khilafah di Cawang, Jakarta Timur pada Minggu, 29 Mei 2022. Abdul diduga otak peristiwa itu.

Dia ditangkap di Lampung sekitar pukul 06.00 WIB, Selasa, 7 Juni 2022. Abdul tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya.

Abdul dijerat Pasal 14 ayat 1 dan atau 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukuman Pidana dan Pasal 107 jo 53 KUHP. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara.***