Pungli Pemakaman Pasien Covid-19 Terjadi di TPU Cikadut Bandung, Oknum Pemikul Jenazah Dipecat

Pungli Pemakaman Pasien Covid-19 Terjadi di TPU Cikadut Bandung, Oknum Pemikul Jenazah Dipecat

WJtoday, Bandung - Seorang oknum petugas harian lepas (PHL) pemikul jenazah di TPU Cikadut khusus Covid-19 diberhentikan. Hal itu menyusul viralnya keluhan warga yang mengaku dimintai uang hingga Rp4 juta untuk memakamkan orang tuanya yang meninggal akibat Covid-19.

“Oknum yang bersangkutan kami tindak tegas dengan pemberhentian. Oknum yang bersangkutan juga sedang menjalani pemeriksaan di Polsek setempat,” kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, dalam keterangan resminya, Minggu (11/7/2021).

Baca Juga : Ridwan Kamil Minta Maaf Soal Dugaan Pungli Permakaman Pasien Covid-19 di Bandung

Yana menegaskan, dugaan pungli ini tidak bisa ditolerir. Mengingat  penanganan terkait Covid-19 ini merupakan masalah kemanusiaan yang tidak memandang perbedaan latar belakang.

"Saya tidak ingin main-main dengan urusan Covid-19. Siapapun yang memanfaatkan situasi apalagi tidak punya rasa empati akan ditindak tegas karena ini urusan kemanusiaan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari menjelaskan, oknum petugas lapangan di TPU Cikadut yang diduga melakukan pungli tersebut merupakan tenaga pemikul tambahan. 

Tenaga pemikul tambahan adalah petugas yang diakomodir pada Februari 2021 lalu untuk membantu proses pemikulan jenazah.

“Oknum tersebut berinisial R, bukan Staf UPT TPU Cikadut. Tapi yang bersangkutan petugas pemikul jenazah yang kami angkat Februari 2021 menjadi PHL pemikul jenazah, untuk memenuhi kebutuhan pelayanan di TPU Cikadut,” ujarnya. ***