PPP Bela Suharso Monoarfa Terkait Penggunaan Jet Pribadi

PPP Bela Suharso Monoarfa  Terkait Penggunaan Jet Pribadi
Plt Ketum PPP, Suharso Monoarfa Yang Juga Merupakan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional

WJtoday.com - Plt Ketum PPP, Suharso Monoarfa menjadi sorotan, setelah dirinya melakukan kunjungan ke Sumatera Utara dan Nangroe Aceh Darussalam untuk melakukan konsolidasi terkait muktamar PPP yang akan berlangsung pada bulan Desember 2020.

Kunjungan itu menuai kritikan dari Majelis Pakar PPP, Nizar Dahlan, lantaran Suharso menggunakan jet pribadi.

"Untuk menyewa pesawat pribadi tidak murah. Biayanya sangat mahal. Sementara rakyat lagi menjerit dalam kemiskinan dan kelaparan. Plt ketum malah pakai jet pribadi untuk konsolidasi," kecam Nizar, Kamis (29/10)

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono tidak mempersoalkan penggunaan jet pribadi oleh pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa. Menurut Mardiono, hal itu sebatas gaya hidup.

"Persoalan private jet itu mungkin itu gaya hidup. Ya gaya hidup seseorang pastilah berbeda-beda," kata Mardiono, Minggu (1/11).

Menurut dia, Suharso memiliki waktu yang padat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Sehingga membutuhkan sarana transportasi yang cepat dalam setiap kegiatan.

"Waktu yang sangat sempit, karena beliau kan menteri. Sehingga dalam hari kerjanya itu menjalankan tugas negara," ucap Mardiono.

Di sisi lain, Mardiono yang juga ikut dalam bursa pencalonan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PPP mengklaim tidak merasa tersaingi oleh Suharso.

Mardiono meyakini persaingan keduanya bakal sehat untuk memperoleh kursi pimpinan partai berlogo Kakbah itu.

"Sebuah persaingan yang sebagaimana itu digambarkan seolah-olah merupakan suatu persaingan yang keras, enggak Insyaallah itu tidak," ujar Mardiono.

Sementara itu Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan Syaifullah Tamliha mengatakan penggunaan pesawat pribadi oleh pelaksana tugas ketua umumnya, Suharso Monoarfa, tak menggunakan dana partai atau Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

"Penggunaan pesawat pribadi tersebut sepengetahuan kami tidak dalam bentuk carteran, tidak menggunakan dana partai, fraksi, dan atau Kementerian PPN/Bappenas," kata Tamliha dalam keterangannya, Sabtu, 31 Oktober 2020.

Menurut Tamliha, pesawat yang ditumpangi itu adalah pinjaman dari kawan-kawan Suharso. Ia mengatakan mereka meminjami fasilitas itu karena padatnya kegiatan Suharso di tengah terbatasnya fasilitas yang dimiliki partai.

"Kawan-kawan beliau merasa perlu memberikan pinjaman pesawat pribadi agar mobilitas Plt Ketum PPP tersebut dapat maksimal melaksanakan tugas-tugas partai," ujar Tamliha. ***