Polri Dukung Liga 1 dan 2, Tapi soal Pemberian Izin Lihat Situasi Pandemi

Polri Dukung Liga 1 dan 2, Tapi soal Pemberian Izin Lihat Situasi Pandemi
Ilustrasi (instagram)

WJtoday, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan mendukung pelaksanaan kompetisi sepak bola Liga 1 2021-2022, namun dalam pemberian izin masih melihat situasi pandemi Covid-19.

"Kami mendukung daripada Liga 1 dan Liga 2," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono dalam konferensi pers, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/8/2021).

Argo menjelaskan, terkait izin Liga 1 dan Liga 2, Polri sudah pernah menerima permohonan izin dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSS) serta Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk melaksanakan kegiatan pertandingan.

Tentunya, kata Argo, izin tersebut masih berproses. Polri melihat situasi saat ini pandemi Covid-19, terlebih beberapa daerah Jawa-Bali tengah diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

"Tentunya kami akan melihat dari Instruksi Menteri Dalam Negeri aturan perizinan seperti apa, nanti kami lihat level 4 ini apakah ada klausul dari kegiatan liga," jelas Argo.

Selain itu, lanjut Argo, dalam penerbitan izin keramaian tersebut, Polri juga akan meminta surat dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku satgas penanganan Covid-19.

"Semuanya nanti pada prinsipnya polisi tidak akan mempersulit, polisi misalnya sudah ada rekomendasi dan kesepakatan semuanya, tidak masalah. Tunggu saja, kan berlangsungnya liga akhir Agustus sampai tahun depan," jelas Argo.

Argo menambahkan, jika semua persyaratan sudah terpenuhi, tidak ada persoalan izin untuk diterbitkan.

"Kalau semua yang syarat-syarat kami dilengkapi, Polri tidak masalah, dan mendukung kegiatan sepak bola," sebutnya.

Sebelumnya, kabar mengenai izin Liga 1 ini sempat viral, setelah Divisi Humas menghapus unggahan terkait penerbitan izin kejuaraan sepak bola tersebut.

BRI Liga 1 Indonesia musim 2021-2022 akan digelar mulai 27 Agustus 2021 hingga Maret 2022 dengan protokol kesehatan yang ketat.

Formatnya tidak berubah dari rencana semula digelar dalam enam seri, dengan pertandingan berlangsung di tiga klaster wilayah Pulau Jawa. Semua pertandingan nantinya berlangsung tanpa penonton di stadion.

Setelah kepastian Liga 1, berikutnya PSSI dan LIB akan menggulirkan Liga 2, namun waktu pelaksanaan dan teknis penyelenggaraan baru dipastikan kemudian.  ***