Polri Bantah Kabar Lakukan Vaksinasi Booster Non-Nakes di Mabes

Polri Bantah Kabar Lakukan Vaksinasi Booster Non-Nakes di Mabes
tangkap layar akun instagram @laporcovid19

WJtoday, Jakarta - Beredar sejumlah foto kartu vaksinasi booster atau dosis ketiga. Namun kartu tersebut diduga bukan milik tenaga kesehatan.

Temuan itu menjadi tanda tanya dan menarik perhatian publik. Sebab saat ini vaksin dosis ketiga diperuntukkan hanya bagi kalangan tertentu, seperti tenaga kesehatan (nakes).

Foto-foto tersebut diunggah oleh @laporcovid19. Terlihat sejumlah kertas yang bertuliskan Kartu Vaksinasi Covid-19 milik penerima booster vaksin Covid-19.

Akun LaporCovid-19 memang menampung berbagai keluhan dan laporan warga dalam penanganan pandemi corona di Indonesia.

Dalam salah satu foto kartu vaksinasi tersebut tertulis lokasi yang diselenggarakan adalah Mabes Polri.

“Ironisnya, pelanggaran ini terjadi di tempat vaksinasi yang tertulis berada di Mabes Polri. Kami menduga bahwa penerima tercatat dalam pangkalan data vaksinasi,” tulis pernyataan @laporcovid di akun Instagramnya, Selasa (31/8/2021).

“Dugaan ini harusnya menjadi jalan bagi Kemenkes untuk mengusut penyelewengan vaksin booster,” imbuhnya.

Sementara itu, Jubir Covid-19 dari Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi saat dikonfirmasi soal ini mengatakan pihaknya akan mengeceknya terlebih dahulu.

“Cek dulu ya,” tuturnya.

Baca Juga : LaporCovid-19 Sebut Penerima Vaksin Booster 'Non-Nakes' Tercatat, Pemerintah Dapat Usut Penyelewengan

Baca Juga : Polemik Vaksin Booster Pejabat, Jokowi dan Menkes Disomasi LaporCovid19

Polri Bantah Beri Booster Vaksin Non-Nakes di Mabes

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan bahwa pihak yang menerima booster vaksin itu merupakan nakes dari unsur Polri.

"Yang di-booster di gerai Mabes Polri adalah tenaga kesehatan dari Mabes dan sopir-sopir ambulans Rumah Sakit Polri. Saat di-booster kan menggunakan pakaian preman karena tidak bertugas," kata Argo saat dikonfirmasi, Selasa (31/8/2021).

Argo membantah temuan dari lembaga LaporCovid-19 yang dipublikasi pada Selasa (31/8/2021) siang.

LaporCovid-19 menyebut bahwa terdapat laporan bahwa pihak yang menerima vaksin booster di gerai Mabes Polri adalah mereka yang dikecualikan dalam aturan.

Argo lantas menegaskan bahwa tudingan itu tak benar. Kata dia, penerima booster vaksin Covid-19 adalah tenaga kesehatan yang bertugas di lingkungan Polri.

"Seperti cleaning service, sopir ambulans, yang mengambil vaksin, pengumpul limbah giat vaksin, dan lain-lain juga di-booster," ucap dia.***