Polresta Bandung Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan Terhadap Wanita Hamil Tujuh Bulan

Polresta Bandung Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan Terhadap Wanita Hamil Tujuh Bulan
Satreskrim Polres Bandung
WJtoday, Bandung - Satreskrim berhasil mengungkap cepat kasus pembunuhan terhadap wanita yang sedang hamil usia 7 bulan. Korban atas nama Yeti (34) yang tinggal disebuah rumah kontrakan yang terletak di Kampung Cibereum, Kabupaten Bandung, ditemukan tewas pada Sabtu (17/10) pekan lalu.

Kapolresta Bandung, Kombes Hendra Kurniawan membenarkan penangkapan kepada pelaku pembunuhan sadis tersebut.

"Iya benar (sudah diamankan), dan saat ini masih kami dalami keterangan dan pengakuan pelaku," terangnya, saat dihubungi, Jumat (23/10).

Pembunuhan kepada Neng Yeti yang tengah hamil usia kandungan tujuh bulan, ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi sedang mengandung serta menderita luka sayat dan lebam di bagian wajahnya. 

Dari keterangan saksi, ada seorang pria yang sering kali menemui Neng Yeti namun bukan suaminya. Menurut Kapolresta Bandung, berdasarkan keterangan saksi pula, sempat terdengar adanya cekcok yang berasal dari dalam kontrakan pada Sabtu (17/10) dini hari pekan lalu.

Polisi juga sudah melakukan olah TKP,  dan memintai keterangan dari sekitar  lima orang saksi, yang diantaranya tetangga dan suami korban.


Pelaku Pembunuhan Wanita Hamil di Bandung Ternyata Suami Siri Korban

Polresta Bandung berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang wanita berusia 34 tahun, atas nama Yeti yang sedang hamil usia 7 bulan kandungan.

Hampir sepekan buron, pelaku atas nama Sutarman berhasil ditangkap tim Satreskrim Polresta Bandung.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, bahwa pelaku diamankan di daerah Jawa Tengah.

"Kami tangkap di Jateng, saat ini pelaku Sutarman masih didalami pengakuannya membunuh Yeti," jelas Kapolresta Bandung, Jumat (23/10) saat dihubungi.

Kapolresta memastikan, bahwa pelaku memiliki hubungan dengan korban Yeti.

"Pelaku ini suami siri dari korban Yeti, tim penyidik Satreskrim Polresta Bandung terus mendalami apa motif dari Sutarman melakukan pembunuhan," jelasnya.

Kapolresta menjelaskan, Sutarman sebelum kabur ke Jateng, berada di Tasikmalaya.

"Di Jateng pelaku bersembunyi di Kabupaten Banjarnegara yang merupakan rumah temannya, selama hampir 5 hari. Jadi pasca membunuh Yeti, Sutarman pegi ke Tasik, lalu pergi ke Jateng untuk bersembunyi. Alhamdulillah Kamis malam, kami berhasil menangkap pelaku,  dan saat ini pelaku masih diperiksa intensif," paparnya.

Saat melakukan pembunuhan terhadap Yeti pada Sabtu (17/10) dinihari lalu, Sutarman mengunci pintu kamar kontrakan Yeti usai membunuh.

"Pelaku melarikan diri dengan mengunci pintu kamar kontrakan korban, dan keluar melalui jendela kamar untuk menghilangkan jejaknya melakukan pembunuhan," jelas Kapolresta.

Tak hanya membunuh korban, pelaku juga membawa cincin, ATM dan ponsel korban yang sedang hamil 7 bulan itu. 

"Atas perbuatan Sutarman, sesuai KUHP, Sutarman kami jerat dengan Pasal 338, dan atau pasal 365 tentang pencurian denan kekerasan dan pembunuhan, karena ada beberapa barang milik korban yang diambil oleh pelaku, dengan ancaman hukuman 
 15 tahun penjara," tegas Hendra.***