Polisi Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Seorang Atlet Disabilitas di Bandung

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Seorang Atlet Disabilitas di Bandung
Pelaku Kekerasan Atlet Disabilitas di Bandung./twitter

WJtoday, Bandung - Seorang atlet disabilitas, Rihan Firdaus menjadi korban kekerasan oleh dua preman. Ia harus menjalani perawatan karena mendapat luka di bagian telinga.

Peristiwa ini diawali saat Rihan yang juga merupakan sopir bus, hendak membawa penumpang ke Garut. Sebelum berangkat, ia memberikan uang jalan Rp2 ribu kepada dua orang preman.

Tidak jauh setelah meninggalkan kawasan terminal, dia baru menyadari bahwa ponselnya tertinggal. Karena masih dekat, Rihan kemudian memutar balik untuk membawa ponselnya.

Saat memasuki kawasan terminal, ia kembali diminta uang oleh dua orang yang sama. Karena merasa sudah memberikan uang, permintaan tersebut dihiraukan. Namun, preman tersebut mengejarnya.

"Nah mungkin sudah kebiasaan ada uang jalur, padahal sama dia sudah dikasih Rp2.000," ucap Kapolsek Ujungberung Kompol Heryana di Mapolsek Ujungberung, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Selasa (14/9/2021).

Di tengah perjalanan, dua preman yang mengejar menggunakan sepeda motor menyalip bus dan melempari bus dengan batu ke kaca depan. Pecahan batu dan kaca mengenai Rihan.

"Kebetulan sopir ini disabilitas. Dia atlet atletik cabang NPCI Kabupaten Garut saat PON dia mewakili Jawa Barat," kata Heryana.

Heryana memastikan dua tersangka sudah ditangkap. Saat ini mereka menjalani pemeriksaan dan ditahan di Mapolsek Ujungberung.


Pelaku Penganiayaan Ditangkap

Dua orang preman ditangkap polisi karena melakukan pemerasan dan penganiayaan terhadap seorang sopir bus di kawasan Ujungberung, Kota Bandung, Jawa Barat. Korban Rihan Firdaus, juga merupakan atlet.

Kapolsek Ujungberung, Kompol Heryana, mengatakan korban saat ini sudah menjalani operasi dibagian telinga yang terkena lemparan batu. Kedua pelaku ditangkap polisi tak lama setelah peristiwa terjadi, yaitu Senin sore, 14 September 2021 sore.

"Alhamdulillah kita bisa tangkap pelaku dan barang bukti, proses berjalan dan ditindaklanjuti," katanya.***