Pilkada Serentak di Saat Pandemi, KPU Jabar Akan Tambah TPS

Pilkada Serentak di Saat Pandemi, KPU Jabar Akan Tambah TPS
Pilkada Serentak di Saat Pandemi, KPU Jabar Akan Tambah TPS
WJtoday, Bandung - Terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Desember nanti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat (Jabar)  berencana akan menambah sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

Ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubarok mengatakan penambahan TPS dilakukan untuk mengurai kemurunan pada saat pilkada dilaksanakan. Menurutnya apabila terjadi kerumunan, maka bisa berpotensi menyebarkan COVID-19.

"Ada penambahan jumlah TPS, sebelumnya sekitar 1.000 TPS untuk satu kota maupun kabupaten, nanti diperkirakan akan ditambah 50 persen dari jumlah sebelumnya," ujar Rifqi, Kamis (11/6/2020).

Rifqi menuturkan rencana penambahan jumlah TPS tersebut berdasarkan hadirnya rapat bersama DPR dan pemerintah. Sehingga menurutnya dapat membatasi jumlah pemilih seta menghindari kerumunan sesuai protokol kesehatan.

"Kini sedang melakukan pemetaan penambahan jumlah TPS disetiap daerah yang melaksnakan pilkada serentak, rencana awal kan perTPS diperuntukan untuk 800 pemilih. Tapi karena kondisi pandemi, jumlah dibatasi menjadi 500 pemilih," katanya.

Pihaknya juga sedang mengatur mengenai alat coblos yang akan digunakan. Ada dua opsi yang mungkin bisa diterapkan, alat coblos sekali pakai atau para pemilih diberikan sarung tangan.

"Dengan itu sehingga tidak ada yang terkontaminasi terkait alat coblos. Kemudian tinta tidak mungkin dicelup, mungkin nanti akan disemprot. Kemudian ada thermo gun (alat pengukur suhu). Apabila kedapatan pemilih yang suhu badannya di atas 38 derajat celcius, itu nanti akan disediakan tempat pemilihan secara terpisah," pungkasnya. ***