Nama Siti Aisyah Raib dari Jajaran Komisaris Bank bjb Syariah Pasca Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka

Nama Siti Aisyah Raib dari Jajaran Komisaris Bank bjb Syariah Pasca Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka
Ade Barkah dan Siti Aisyah Tuti Handayani

WJtoday, Bandung - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetapkan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat (DPRD Jabar) periode 2014-2019, Siti Aisyah Tuti Handayani sebagai tersangka terkait kasus suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu.

Usai menjabat sebagai anggota legislatif, Siti Aisyah yang juga berstatus sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Winaya Mukti.

Pada Pilpres 2019, dia mencalonkan diri untuk DPR RI dari daerah pemilihan Kota Depok dan Kota Bekasi. Namun, dia gagal meraih suara terbanyak.

Menariknya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pernah mengajak warga Kota Depok dan Kota Bekasi untuk memilih Siti Aisyah Tuti Handayani pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 lalu.

Hal itu diketahui dari postingan video dari Channel Youtube milik Siti Aisyah pada tanggal 11 April 2019 lalu.

Pada video tersebut, Ridwan Kamil menggambarkan Siti Aisyah sebagai sosok wanita yang luar biasa karena mampu terpilih sebagai wakil rakyat selama tiga periode.

“Jangan lupa tanggal 17 April ini untuk ke TPS memilih Dr Siti Aisyah kebetulan nomer 3 dari Partai Golkar, sekali lagi coblos nomer 3 Ibu Dr Siti Aisyah untuk DPR RI dari Partai Golkar,” ajak Ridwan Kamil.

Gagal di lembaga politik, belakangan, Siti Aisyah jadi Komisaris Independen salah satu bank pemerintah daerah di Jabar.

Siti Aisyah tercatat menjadi komisaris independen BJB Syariah pada April 2020. Ia menggantikan Komisaris Independen sebelumnya, Memed Sueb. Diketahui Siti Aisyah disebut-sebut merupakan kakak ipar Atalia Ridwan Kamil.

Berdasarkan publikasi resmi yang dirilis oleh BJB Syariah, terakhir Siti Aisyah melakukan kegiatan sebagai komisaris independen pada Jumat 26 Februari 2021. Ia menyaksikan penyerahan bantuan CSR kepada korban banjir di wilayah Bekasi.

Namun, setelah kasus suap Indramayu mencuat. Nama Siti Aisyah tak lagi terpampang di deretan manajemen BJB Syariah. Sebelumnya foto dan namanya terpampang sebagai komisaris independen di bjb Syariah bersama komisaris lainnya.

Saat ini yang terpampang hanya Komisaris Utama Independen BJB Syariah diisi oleh Adang Ahmad Kunandar dan Komisaris Agus Riswanto. Adang baru efektif menjabat setelah mendapatkan persetujuan fit and proper tes dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Untuk diketahui Siti Aisyah Tuti Handayani ditahan KPK, karena diduga kuat turut menikmati uang suap dalam kasus tersebut mencapai Rp1 miliar. Tak seperti koleganya Ade Barkah Surahman, uang suap yang diterima Siti Aisyah Tuti Handayani justru diberikan Carsa AS melalui Abdul Rozak Muslim atau ARM.

Siti Aisyah Tuti Handayani lahir di bekasi pada 22 juli 1979 (42 tahun). Ia merupakan anak dari pasangan Akhmad Zurfaih HR (mantan Wali Kota Bekasi tahun 2003) dengan Muslimah.

Siti Aisyah Tuti Handayani lulusan SDN Jatiasih 15 juni 1991, Smp Negeri 1 Bekasi pada 6 juni 1994, SMU Negeri 2 Bekasi 5 juni 1997, dan S1 di Universitas Padjajaran pada 5 maret 2003, S2 di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia di 2005, dan S3 di Universitas Padjajaran.

Rekam jejak Siti Aisyah Tuti Handayani, diketahui ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Pk Partai Golkar Kecamatan Jatiasih pada 2003-2004, Ketua KPPG Partai Golkar Kecamatan Jatiasih pada 2003-2008, Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Jatiasih pada 2004-2008, Anggota Dprd Kota Bekasi Fraksi Golkar pada 2004-2009, Anggota Dprd Provinsi Jabar Periode 2014-2019, Pimpinan Majelis Ta’lim Al-Muslimah, Pembina Dkm Al-Muaz Azazid, Ketua Yayasan Al-Muslimah, Bendahara Pemuda Pancasila, dan Ketua Srikandi Pemuda Pancasila, Serta Ketua Knpi Kota Bekasi.

Dari data Universitas Winaya Mukti, diketahui Siti Aisyah Tuti Handayani saat ini adalah sebagai dosen tetap dengan status aktif di Universitas Winaya Mukti. Ia mengajar untuk Program Studi Manajemen, dan menduduki jabatan mentereng sebagai Komisaris Independen Bank Jabar Banten Syariah (bjbS).***