Perkuat Bisnis di Masa Pandemi, Kadin Dukung Akuisisi Perusahaan Tekstil

Perkuat Bisnis di Masa Pandemi, Kadin Dukung Akuisisi Perusahaan Tekstil
ilustrasi Perusahaan Tekstil./Kemenperin

WJtoday, Jakarta - Kadin Indonesia mendukung akuisisi perusahaan tekstil dalam rangka memperkuat bisnis di tengah-tengah pandemi covid-19.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perdagangan Dian Prasetio, Ketua Kadin Indonesia Komite India, Pakistan, Sri Lanka, dan Bangladesh Tonny SIlvaraj menggandeng Direktur Utama PT Restu Graha Dana Angga Haryanto untuk membangkitkan kembali perusahaan tekstil PT Mastex Indo Adi Perkasa di Bandung.

Kerja sama ini, menurut Angga bertujuan membina dan menghidupkan kembali perusahaan tekstil anak bangsa, PT. Mastex Indo Adi Perkasa yang dimiliki Selwen Naden Pillay.

"Kerja sama Kadin Indonesia dan PT. Restu Graha Dana terhadap PT. Mastex Indo Adi Perkasa yang berlokasi di Majalaya, Bandung ini bertujuan untuk membangkitkan kembali usaha-usaha yang bernaung di bawah Kadin Indonesia dalam menghadapi pandemi yang berkepanjangan ini," kata Angga, dikutip dari Antara, Selasa (31/8/2021).

Angga menyatakan tekadnya untuk membangkitkan kembali usaha-usaha di bawah naungan Kadin Indonesia, salah satunya adalah PT. Mastex Indo Adi Perkasa.

PT. Mastex Indo Adi Perkasa telah berdiri sejak 2015 merupakan perusahaan yang memproduksi tekstil dengan kualitas yang tinggi namun memiliki harga yang terjangkau.

Dengan akuisisi yang dilakukan oleh PT. Restu Graha Dana kepada PT. Mastex Indo Adi Perkasa, Angga akan menjadikan PT. Mastex Indo Adi Perkasa sebagai salah satu pimpinan pasar dan produsen produk tekstil terkemuka di Indonesia, serta menciptakan kembali lapangan kerja untuk sedikitnya, 250 orang karyawan.

Akuisisi yang dilakukan PT. Restu Graha Dana kepada PT. Mastex Indo Adi Perkasa diyakini akan dapat membangun kembali lapangan kerja, membantu masyarakat untuk menaikkan kesejahteraan, dan meningkatkan ekonomi daerah.

Angga berharap kerjasama ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan yang masih bertahan di masa pandemi ini untuk dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19.***