Peringatan Dini 3-5 Oktober 2021, BMKG: Gelombang Tinggi 12 Wilayah Perairan Capai 2,5 hingga 4 Meter

Peringatan Dini 3-5 Oktober 2021, BMKG: Gelombang Tinggi 12 Wilayah Perairan Capai 2,5 hingga 4 Meter
ilustrasi./twitter

WJtoday, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatolologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gelombang tinggi terjadi di beberapa wilayah perairan di Indonesia.

Dalam laman resminya bmkg.go.id, BMKG memprediksi terdapat 12 wilayah perairan mengalami gelombang tinggi mencapai 2,5- 4 meter.

Selain itu, BMKG juga menginformasikan peringatan dini gelombang tinggi merupakan prakiraan gelombang untuk dua hari kedepan dan masyarakat diimbau untuk waspada.

"Waspada gelombang tinggi pada Minggu 3 Oktober 2021 07.00 WIB sampai dengan Selasa, 5 Oktober 2021," tulis BMKG.

Informasi ini berlaku maksimal dua hari sejak dikeluarkan serta diperbaharui setiap ada perubahan dan sebelum masa berlakunya habis.

Area dengan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter terdapat di 14 wilayah perairan di Indonesia.

Sedangkan, 12 area perairan Indonesia mengalami gelombang setinggi 2,5-4 meter.

Area perairan dengan gelombang sedang 1,25-2,5 meter sebagai berikut:

- Laut Natuna Utara
- Laut Sawu
- Selat Sumba bagian Barat
- Perairan Selatan P.Flores
- Selat Sape bagian Selatan
- Selat Ombai
- Laut Timor
- Selat Makassar bagian Utara
- Perairan Kep. Sangihe hingga Kep.Talaud
- Laut Maluku
- Perairan Utara Halmahera
- Laut Halmahera
- Perairan Utara Papua Barat
- Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua

Area perairan dengan gelombang Tinggi 2,5-4 meter:

- Perairan Utara Sabang
- Perairan Barat Aceh
- Perairan Barat P.Simeulue hingga Kep. Mentawai
- perairan Bengkulu
- Perairan Enggano hingga Barat Lampung
- Samudra Hindia Barat Sumatra
- Selat Sunda bagian Barat dan Selatan
- Perairan Selatan Banten hingg P.Sumba
- Selat Bali-Lombok-Alas bagian Selatan
- Perairan P.Sawu - Rotte
- Samudra Hindia Selatan Banten hingga NTT
- Laut Sulawesi bagian Barat

Kecepatan angin di bagian utara wilayah Indonesia yang bergerak dari Barat-Barat berkisar 5-25 knot.

Wilayah Indonesia bagian Selatan kecepatan angin berkisar 8-20 knot dominan bergerak dari Timur-Selatan.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Laut Natuna Utara, Perairan Barat Lampung hingga Selatan Banten, Laut Sulawesi, dan Kep. Sangihe-Talaud.

BMKG juga menginformasikan tentang risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

Kecepatan angin perahu nelayan lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal Tongkang kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.

Kapal Ferry kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Kecepatan angin pada kapal ukuran besar seperti kapal kargo/pesiar lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.

BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di pesisir wilayah perairan dan berpeluang terjadi gelombang tinggi, agar selalu waspada.***