Perguruan Silat Putra Satria Siliwangi Bangga Jadi Penyambut Tim Rechecking TP-PKK Jabar

Perguruan Silat Putra Satria Siliwangi Bangga Jadi Penyambut Tim Rechecking TP-PKK Jabar
Penampilan murid-murid Perguruan Silat Putra Satria Siliwangi, saat menyambut tim rechecking dari TP-PKK Provinsi Jawa Barat di Kelurahan Karasak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Kamis, 22/9/2022. (wjtoday/pam)

WJtoday, Bandung - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kelurahan Karasak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung menjadi unggulan 5 Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2022.

Untuk itu, tim rechecking dari TP-PKK Provinsi Jawa Barat menyambangi Kelurahan Karasak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Kamis (22/9/2022).

Tim disambut langsung oleh Ketua PKK Kota Bandung, Yunimar Mulyana bersama beberapa Kepala Dinas serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Bandung.

Ada yang menarik dalam penyambutan tim rechecking dari TP-PKK Provinsi Jawa Barat saat menyambangi Kelurahan Karasak. Tim disambut Tari Merak dan dilanjutkan penampilan seni tematik pencak silat.

Seni pencak silat diperagakan oleh para remaja dari Perguruan Silat Putra Satria Siliwangi (PSS). Untuk diketahui, Paguron PSS merupakan juara umum dalam salah satu event kejuaraan seni ibing se-Kota Bandung beberapa waktu lalu.

Guru Besar Paguron PSS Dedeng S Priatna Atmaja mengunngkapkan kebanggaannya dipercaya sebagai penampil dalam kegiatan ini. 

"Kami dari PSS sangat bangga dilibatkan menjadi penampil dalam menyambut tim rechecking dari TP-PKK Provinsi Jawa Barat. Ini merupakan pengakuan keberadaan pencak silat khususnya seni ibing sebagai salah satu budaya khas Jawa Barat." ujar Dedeng saat ditemui usai acara.

Dia pun berharap penyambutan dengan seni ibing tematik pencak silat dapat menjadi ciri tersendiri dalam menyambut tamu atau pejabat ke wilayah Kelurahan Karasak khususnya, umumnya untuk di Kota Bandung.

"Saya mengapresiasi inisiatif dari bapak lurah dengan ide penyambutan seperti ini. Semoga ini memperkuat keberadaan seni pencak silat sebagai warisan budaya leluhur, yang juga telah menjadi warisan budaya dunia." tutup Dedeng.

Untuk diketahui, Jawa Barat berkomitmen mengembangkan olahraga dan seni Pencak Silat agar terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. 

Salah satu bentuk dukungan adalah dengan menyediakan lahan 8 hektare untuk padepokan Pencak Silat di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Gubernur Jabar Ridwan Kamil sendiri yang akan mendesain padepokan tersebut secara arsitektur. 

Demikian terungkap dalam pelantikan pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat masa bakti 2022-2026 di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (12/9). 

"Pencak Silat di Jawa Barat adalah budaya nomor satu. Kami lestarikan dalam bentuk kurikulum, dalam rencana membuat padepokan di Jatinangor. Kita lestarikan dengan mengumandangkan hari Pencak Silat Jabar 12 Desember," ujar Ridwan Kamil.  ***