PON XX Papua 2021

Pemprov Jabar Lacak Kontingen PON XX yang Terpapar Covid-19

Pemprov Jabar Lacak Kontingen PON XX yang Terpapar Covid-19
Chef de Mission Kontingen PON Jabar yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Setiawan Wangsaatmaja saat mengunjungi langsung kontigen PON Jabar di Jayapura, Minggu (3/10/2021). (Foto: Tatang/Biro Adpim Jabar)

WJtoday, Bandung -  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) belum bisa memastikan berapa jumlah atlet, ofisial, dan panita pelaksana asal Jabar yang ikut serta dalam PON XX Papua yang dinyatakan positif covid-19.

"Pelacakan sampai perawatan yang dinyatakan positif covid-19 akan dilakukan sesuai prosedur awal yang sudah dipersiapkan. Apalagi kini sudah terdeteksi sejumlah atlet, ofisial, dan panitia pelaksana dinyatakan positif covid-19," kata Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Jabar, Dewi Sartika, di Bandung, Rabu (6/10/2021).

Saat ini kata Dewi, pihaknya tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk penyelenggara PON XX di Papua mengenai penanganan kasus covid-19. Khususnya pelacakan kontak erat, pengetesan, dan perawatan pasien covid-19.

"Berapa jumlah atlet dan ofisial asal Jabar yang dinyatakan positif covid-19 belum bisa diketahui jumlahnya karena koordinasi dan upaya penanganan masih berlangsung," ujarnya.

Baca Juga : Menyebar di 4 Lokasi Digelarnya Acara PON XX Papua, 29 Orang Positif Covid-19

Ketua Umum KONI Jabar Ahmad Saefudin mengatakan, Pemprov Jabar turut memfasilitasi alat pengetesan covid-19 dan tenaga kesehatan. Kontingen PON Jabar pun mendapatkan banyak bekal, seperti vitamin dan sarana penunjang prokes.

"Secara dini, Pak Gubernur Ridwan Kamil sangat responsif, sangat memperhatikan kesehatan kita. Kita juga dibekali dengan berbagai macam bekal-bekal agar para atlet tetap sehat, seperti vitamin," ujar dia.

Menurut Ahmad, Pemprov Jabar memberikan hibah berupa alat pengetesan dengan metode PCR untuk menetralisasi dan memberikan keyakinan dan kepercayaan diri untuk tidak terpengaruh situasi yang menekan. Alat pengetesan itu juga rutin digunakan untuk atlet yang intens berkontak fisik saat berlaga di PON XX, seperti atlet bela diri.

"Satu hari menjelang pertandingan, kita harus melaksanakan swab antigen. Kita melengkapinya, dokternya, sarana dan prasarananya. Kemudian kami juga sudah berkoordinasi dengan Labkes," kata dia.

Guna memberikan keamanan dari penularan covid-19, aktivitas kontingen Jabar dibatasi. Jika sudah bertanding dan berlatih, para atlet harus langsung pulang ke penginapan. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan covid-19 sekaligus menjaga kondisi fisik.

"Atlet tidak boleh keluar setelah melaksanakan pertandigan. Wajib ke penginapan dan tidak boleh keluar. Kami 100 persen melayani kebutuhan-kebutuhan atlet," ungkap Ahmad.

Selain menjaga kesehatan fisik atlet, Ahmad menyatakan pihaknya juga memboyong motivator untuk memberikan suntikan semangat kepada atlet-atlet yang berlaga. Tujuannya agar atlet tampil sebaik-baiknya selama bertanding.

"Kita harus mampu menetralisasi emosional dengan tetap berdoa. Secara lahir sudah berupaya, secara batin kita melengkapi," terangnya.

Kontingen Provinsi Jabar mengikuti 37 cabang olahraga dengan jumlah kontingen 1.239 orang, terdiri dari 770 orang atlet dan 394 orang manager dan ofisial. Jabar pun menargetkan gelar juara umum pada PON XX Papua 2021. ***