Pemkot Depok Ajak Warga Kembangkan Pertanian Perkotaan

Pemkot Depok Ajak Warga Kembangkan Pertanian Perkotaan
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono memanen ikan konsumsi di area praktik pelatihan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), Kelurahan Jatijajar, Rabu, 21/9/2022. (humas pemkot depok)

WJtoday, Depok - Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono memanen ikan konsumsi di area praktik pelatihan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), Kelurahan Jatijajar, Rabu (21/9).

Kegiatan tersebut merupakan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menjaga ketahan pangan, khususnya dalam skala rumah tangga.

Di area praktik tersebut, Imam bersama Camat Tapos, Abdul Mutolib dan Kelompok Tani Lele Jati memanen 45 kilogram ikan lele dari 600 ekor benih yang ditebar. Selain lele, juga terdapat ikan nila yang masih dalam tahap pembesaran.

"Ini hebat, bisa ada pertanian di tengah perkotaan. Nanti dari sini bisa dikembangkan lagi, bisa ayam petelur ataupun lebah trigona," ujar Imam dalam keterangannya, dikutip Kamis (22/09/22).

Untuk itu, dia mengajak kepada seluruh komponen yang ada di Kota Depok ikut berpartisipasi dalam mengembangkan pertanian perkotaan. 

Pertama, warga yang memiliki lahan dapat berkolaborasi dengan petani agar lahannya bisa lebih dioptimalkan menjadi lahan pertanian perkotaan.

"Lalu yang kedua, para pebisnis dapat menyiapkan bibit-bibit untuk warga (kelompok tani), yang ketiga, para teknisi dapat membantu dengan keilmuannya membuat suatu teknologi yang dapat digunakan oleh pertanian perkotaan," ungkapnya.

Camat Tapos, Abdul Mutolib mengatakan, dengan kegiatan panen ini membuktikan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Jatijajar berjalan dengan baik. Bahkan, menurutnya, kegiatan ini tidak berhenti setelah panen, namun akan diteruskan.

"Semoga dengan kehadiran pak Wakil di sini dapat menambah semangat dan gairah temen-temen peserta pelatihan P2L dalam bertani," harapnya.

Dengan kegiatan P2L yang sudah dilaksanakan dapat menopang ketersediaan bahan pangan bagi warga masyarakat. Selain itu, lahan yang ada di masyarakat dapat dimanfaatkan, baik lahan dihalaman ataupun lahan yang tersedia.

Selain itu, kegiatan ini juga dapat menambah ilmu pengetahuan dan membuka lapangan pekerjaan bagi warga terdampak Covid-19. Terakhir, ia berharap dapat menjadi tambahan penghasilan bagi warga masyarakat Jatijajar.  ***