Pemkot Cirebon Monitoring Perdagangan Hewan Kurban Pastikan Aman dari PMK

Pemkot Cirebon Monitoring Perdagangan Hewan Kurban Pastikan Aman dari PMK
Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis mengatakan, pihaknya ingin memastikan hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat dan terbebas dari PMK. Bagi hewan kurban yang sakit, Azis meminta segera diobati dan tidak dijual. (ist)

WJtoday, Cirebon - Guna memastikan hewan kurban aman dari penyakit mulut dan kuku (PMK), Pemda Kota Cirebon bersama Forkopimda monitoring penjualan hewan kurban, Jumat (8/7).

Monitoring pedagang hewan kurban dilakukan di beberapa titik. Seperti di komplek Stadion Bima dan Jalan Ciremai Raya Harjamukti.

Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis mengatakan, pihaknya ingin memastikan hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat dan terbebas dari PMK. Bagi hewan kurban yang sakit, Azis meminta segera diobati dan tidak dijual.

“Kami ingin pastikan hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat dan aman untuk dikonsumsi dagingnya,” kata Azis dlam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (9/7/2022).

Pemeriksaan hewan kurban, lanjut Azis, meliputi pemeriksaan mulut dan kuku. Dari hasil monitoring, hewan kurban yang dijual rata-rata dalam kondisi sehat. Terlebih sebagian besar pedagang hewan kurban sudah memahami adanya PMK.

“Kami bersyukur pedagang sudah memahami adanya PMK. Alhamdulillah hewan kurban yang kami periksa dalam kondisi sehat,” sebutnya.

Azis mengimbau kepada masyarakat untuk membeli hewan kurban yang berlabel dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP). Sebab, hewan kurban berlabel sudah lulus uji kesehatan dari petugas veteriner.

“Beli hewan kurban yang berlabel, insya Allah dipastikan sehat dan sesuai dengan Fatwa MUI tentang pelaksanaan kurban saat wabah PMK,” tutup Azis.  ***