Pemerintah Klaim PPKM Darurat Sukses Tekan Lonjakan Covid-19

Pemerintah Klaim PPKM Darurat Sukses Tekan Lonjakan Covid-19

WJtoday,Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa PPKM Darurat berhasil menekan lonjakan kasus Covid-19 dalam sebulan terakhir. Hal itu disampaikan Jokowi saat membagikan Banpres Produktif kepada pelaku usaha mikro dan kecil di Istana Merdeka, Jumat (30/7/2021).

Pada kesempatan tersebut, Jokowi menceritakan tentang kenaikan kasus Covid-19 di Tanah Air pada Juni 2021. Kondisi ini dipengaruhi oleh munculnya varian Delta di Indonesia, sehingga menaikan kasus Covid-19 secara drastis. Pemerintah kemudian menerapkan PPKM Darurat di Jawa - Bali untuk menekan penyebaran varian tersebut.

“Karena tidak ada cara lain selain itu, karena melompat kasusnya. Dan Alhamdulillah sekarang paling tidak bisa kita rem. Meskipun tutunnya pelan-pelan tapi bisa kita rem,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jokowi juga menyebut kasus Covid-19 di Ibu Kota sempat melonjak tinggi. Hal itu terlihat dari tingkat keterisian di rumah sakit darurat Wisma Atlet yang menyentuh hampir 90 persen.

“Pagi tadi saya cek angka keterisian dari tempat tidur di angka 38 persen,” tuturnya.

Kondisi ini kata Jokowi patut disyukuri. Apalagi setelah melihat tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di pulau Jawa juga mulai menunjukan tanda perbaikan alias menurun.

Meski begitu, dia menyayangkan sejumlah daerah di luar Jawa malah mengalami kenaikan kasus. Presiden menduga hal ini disebabkan penularan cepat dari varian Delta.

Jokowi juga mengatakaan, jika kasus Covid-19 mulai menurun, kondisi ekonomi di Indonesia pasti naik.

Menurut dia, ini sempat terjadi pada awal 2021, tepatnya pada Januari hingga Mei. Namun, setelah itu kemunculan virus corona varian Delta mengubah kondisi pandemi di dunia.

"Dulu pada Januari, Februari, Maret, April, Mei kondisi dari Covid-19-nya sudah mulai turun, turun. Lalu ekonomi kalau (penularan virus) corona turun, ekonomi pasti naik, naik, naik, sudah kelihatan itu sebetulnya," ujar Jokowi

Namun, lanjut Jokowi, tanpa terprediksi muncul varian Delta yang merupakan varian jenis baru virus corona.

Varian yang pertama muncul di India ini kemudian menyebar di seluruh negara di dunia sehingga ekonomi global terguncang.***