Pemberian Booster Idealnya 6-12 Bulan Usai Vaksin Pertama

Pemberian Booster Idealnya 6-12 Bulan Usai Vaksin Pertama
Ilustrasi (pam)

WJtoday, Jakarta - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan waktu ideal pemberian vaksin virus corona (Covid-19) dosis ketiga atau booster adalah 6 sampai 12 bulan setelah seseorang menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19.

Ketua Umum IDI Daeng M. Faqih mengatakan waktu ideal itu didasari beberapa penelitian yang menyebutkan antibodi vaksin Covid-19 Sinovac hanya bertahan enam bulan.

"Idealnya enam bulan sampai setahun. Tapi semua tergantung ketersediaan vaksin dan banyak serta luasnya fasilitas kesehatan yang dilibatkan dalam pelayanan vaksin Covid-19," sebut Daeng melalui pesan singkat, seperti dikutip CNNIndonesia.com, Jumat (30/7/2021). 

Daeng meminta pemerintah untuk menentukan skema pemberian vaksin Covid-19 booster secara gratis kepada beberapa kelompok masyarakat. Sementara untuk masyarakat umum, itu tergantung kemampuan pemerintah untuk memberikan secara cuma-cuma atau diberikan tarif khusus.

Sejauh ini, pemerintah hanya memfasilitasi pemberian vaksin gratis untuk dua dosis saja. Program vaksinasi dikategorikan menjadi dua, yakni program nasional yang dipimpin Kemenkes, dan program vaksin Gotong Royong di bawah BUMN.

Baca juga: Ayo, Manfaatkan Herbal sebagai Obat Pencegah Covid-19

"Untuk skala prioritas seperti nakes, TNI/Polri, pemberi pelayan publik, serta orang yang masuk kategori tidak mampu atau peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebaiknya gratis atau ditanggung negara," kata Daeng.

"Untuk skala prioritas seperti nakes, TNI/Polri, pemberi pelayan publik, serta orang yang masuk kategori tidak mampu atau peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) sebaiknya gratis atau ditanggung negara," tambahnya.

Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan memastikan sebanyak 4.500.160 dosis vaksin Moderna yang sudah tiba di Indonesia akan diprioritaskan untuk booster bagi para nakes di seluruh Indonesia terlebih dahulu.

Adapun jumlah nakes yang menjadi prioritas vaksin dosis ketiga tersebut sebanyak 1.468.764 orang.  ***