Pelaku Aksi Kekerasan pada Disabilitas di Cimanggung Sumedang Berhasil Diamankan Polisi

Pelaku Aksi Kekerasan pada Disabilitas di Cimanggung Sumedang Berhasil Diamankan Polisi
Kapolsek Cimanggung, Kompol Herdis Suhardiman
WJtoday, Bandung - Viral video seorang penyandang disabilitas dipukul oleh seorang pria, membuat warganet geram. Aksi dugaan kekerasan tersebut terjadi di wilayah Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Dugaan kekerasan yang dilakukan pelaku di lapak pedagang kaki lima tersebut direkam dalam video berdurasi 2 menit 55 detik yang tersebar di media sosial.

Dalam rekaman, mulanya terlihat korban disabilitas yang mengenakan jaket warna merah itu terlihat duduk di hadapan pelaku yang mengenakan jaket warna putih dan bertopi hitam. Mulanya, korban disuapi makan oleh seseorang yang mengenakan kaus hitam sedangkan pelaku hanya berdiri memperhatikan.

"Tuang, tuang (makan, makan)", kata pria berkaus hitam sambil menjulurkan tangannya ke arah mulut korban dan memegangi piring.

Setelah memakan sesuap, korban terlihat terjatuh dari kursinya dan berupaya untuk keluar dari lapak dagang itu. Namun, pria yang mengenakan jaket warna putih tiba-tiba mendekat dan menyeret korban untuk masuk kembali ke dalam. Bahkan, pelaku memukuli korban berulangkali dengan menggunakan tangannya.

Aksi pemukulan itu sempat dilerai pria berkaus hitam tapi tak digubris pelaku. Dia tetap memukuli korban hingga tersungkur di tanah sedangkan korban sempat terdengar meminta ampun. Akhirnya, aksi kekerasan pelaku dihentikan pria berkaus hitam.

"Ampun, ampun," kata korban.

Kapolsek Cimanggung Kompol Herdis Suhardiman mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (24/2) lalu. 

Korban diketahui berinisial DK sedangkan pelaku berinisial RR. Korban merupakan difabel dan memiliki riwayat penyakit kusta yang sedang dalam proses penyembuhan.

"Difabel dan punya penyakit kusta dalam penyembuhan," kata dia melalui pesan singkat, Rabu (3/3).

Herdis memastikan, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Cimanggung. 

Kapolsek menambahkan, pelaku melakukan aksinya lantaran kesal korban menolak makanan yang disodorkan pelaku. 

'Kini, kasus itu sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut," jelasnya.***