Pandemi Belum Berakhir, Kasus Covid-19 Global Kembali Naik

Pandemi Belum Berakhir, Kasus Covid-19 Global Kembali Naik
ilustrasi./twitter

WJtoday, Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengingatkan masyarakat Indonesia bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir.

Dia menjelaskan, kasus Covid-19 secara global kembali mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir.

"Pandemi belum berakhir. Dalam sepekan terakhir terlihat kembali adanya kenaikan (kasus Covid-19)," ujar Retno dikutip dari keterangan pers secara virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, dikutip Selasa (26/10/2021).

"Pada periode 17-23 Oktober 2021, kasus (Covid-19) global naik sebesar 2 persen. Dan kematian juga naik sebesar 0,9 persen dibandingkan pekan sebelumnya," ungkapnya.

Kenaikan kasus global ini utamanya tercatat di Eropa yang mengalami kenaikan kasus Covid-19 sebesar 23 persen.

Selain itu, di kawasan Amerika Selatan juga mencatat kenaikan kasus Covid-19 sebesar 13 persen.

Retno melanjutkan, di Asia Tenggara sendiri kondisi Covid-19 mengalami penurunan kasus Covid-19 sebesar minus 15,5 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Adapun sebanyak sembilan negara ASEAN, termasuk Indonesia telah mengalami penurunan kasus Covid-19.

Hanya Singapura yang masih mengalami kenaikan kasus sekitar 15 persen dibanding minggu lalu.

"Kita indonesia tentu patut bersyukur. Indonesia merupakan salah satu negara yang terus mengalami tren penurunan, termasuk dalam sepekan terakhir dibandingkan tren di pekan lalu," ungkap Retno.

Dalam sepekan terakhir, penurunan kasus baru Covid-19 tercatat sebesar minus 23 persen.

Selain itu, dalam beberapa hari terkahir pun positivity rate nasional turun di bawah angka 1 persen dan penambahan kasus harian di bawah 1000 kasus.

Di sisi lain, tingkat vaksinasi terus naik, di mana saat ini Indonesia sudah menyuntikkan lebih dari 182 juta dosis vaksin Covid-19.

Meski demikian, Retno tetap mengimbau masyarakat waspada dan mematuhi protokol kesehatan.

"Kenaikan kasus di Eropa dalam beberapa waktu terakhir meskipun tingkat vaksinasi sudah sangat tinggi yakni sekitar 111,55 persen mengingatkan kita semua bahwa kita tidak boleh lengah apalagi lalai," tegas Retno.

"Kewaspadaan harus tetap tinggi. Protokol kesehatan harus tetap kita jalankan. Pemerintah akan terus bekerja keras memastikan situasi Covid-19 di Indonesia dapat ditangani dengan baik," tambahnya.***