Olimpiade Tokyo 2020 Resmi Ditutup, Ini Klasemen Akhir Perolehan Medali

Olimpiade Tokyo 2020 Resmi Ditutup, Ini Klasemen Akhir Perolehan Medali
Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020

WJtoday, Jakarta - Pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020 resmi ditutup, Minggu (8/8/2021) malam WIB di Olympic Stadium, Tokyo, Jepang. Momen ini sekaligus memberikan tongkat estafet bagi Paris sebagai tempat penyelenggaraan Olimpiade 2024.

Berbeda dengan proses penutupan Olimpiade pada umumnya, acara penutupan kali ini dihadiri tanpa penonton. Namun acara tetap berlangsung cukup meriah dengan diawali oleh parade negara partisipan.

Meski pandemi Covid-19 masih terjadi, pesta olahraga ini tetap sukses terselenggara.

Amerika Serikat kembali menjadi juara umum

Amerika Serikat (AS) keluar sebagai juara umum dengan total medali 113 yang terdiri dari 39 emas, 41 perak, dan 33 perunggu. Menariknya, AS memastikan gelar ini di detik-detik terakhir setelah sebelumnya berada di bawah China.

China harus puas berada di posisi kedua dengan koleksi 88 medali dengan rincian 38 emas, 32 medali perak, dan 18 perunggu.

Amerika Serikat mendapatkan tiga medali emas tambahan pada hari terakhir. Tiga medali itu didapatkan pada cabang olahraga (cabor) voli putri, basket putri, dan balap sepeda.

Catatan ini mempertahankan status AS sebagai juara umum dalam tiga Olimpiade terakhir. Mereka tercatat menjadi juara umum pada Olimpiade London 2012, Olimpiade Rio 2016, hingga Olimpiade Tokyo 2020.

Tuan rumah Jepang menduduki peringkat ketiga dengan torehan 27 medali emas, 14 medali perak, dan 17 perunggu. Ini menjadi peringkat terbaik Jepang dalam tiga gelaran olimpiade terakhir.

Adapun di posisi empat, ada Britania Raya dengan koleksi 22 emas, 21 perak dan 22 perunggu. Kemudian diikuti Komite Olimpiade Rusia (ROC) yang mendapatkan 20 emas, 28 perak, dan 23 perunggu.

Sementara itu, Indonesia menutup ajang empat tahunan ini di posisi ke-55 dengan total 5 medali dengan rincian 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Meski dari segi torehan medali tak terlalu mengecewakan, Indonesia gagal memenuhi target memperbaiki peringkat setelah pada Olimpiade Rio 2016 finish di ututan 46.

Atlet Indonesia peraih medali Olimpiade Tokyo 2020


Lima medali tersebut didapatkan dari cabor bulu tangkis dan angkat besi. Medali emas berhasil disumbang Greysia Polii dan Apriyani Rahayu dari cabor bulu tangkis ganda putri setelah mengalahkan pasangan asal China, Chen Qing Chen-Jia Yi Fan.

Medali perak dipersembahkan oleh Eko Yuli dari cabang olahraga angkat besi kelas 61 kg putra.

Sementara, 3 perunggu dipersembahkan oleh Anthony Sinisuka Ginting dari bulu tangkis nomor tunggal putra, Windy Cantika Aisah, dan Rahmat Erwin Abdullah dari angkat besi.

Pemerintah pun telah menyiapkan hadiah atau bonus untuk para atlet peraih medali di Olimpiade Tokyo 2020. Jumlah bonus yang diterima beragam, tergantung medali yang didapat.

Untuk pemenang medali emas, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan memberi bonus berupa uang tunai Rp5 miliar.

Sementara bonus peraih medali perak akan diberikan uang tunai sebesar Rp2 miliar, dan medali perunggu sebesar Rp1 miliar. Nominal bonus tersebut masih sama seperti olimpiade sebelumnya (Rio 2016).

Dengan tambahan 5 medali, koleksi medali Indonesia bertambah menjadi 37 keping sejak keikutsertaanya pada Olimpiade Helsinki 1952 hingga Olimpiade Tokyo 2020.***