Oknum Satpol PP Pukul Ibu Hamil di Gowa Ditetapkan Tersangka

Oknum Satpol PP Pukul Ibu Hamil di Gowa Ditetapkan Tersangka
Insiden pemukulan oknum Satpol PP di Gowa terhadap pemilik warung kopi di Gowa. (sreenshoot youtube)

WJtoday, Gowa - PIHAK kepolisian menetapkan Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Mardhani Hamdan sebagai tersangka dalam  kasus dugaan pemukulan terhadap pemilik warung kopi yang viral di media sosial.

Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin Pulungan mengatakan, penyidik telah melakukan gelar perkara untuk meningkatkan kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan.

"Hari ini kita telah gelar perkara kasus ini dan pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Tri Goffaruddin, Jumat (16/7/2021).

Namun, kata Tri, pihaknya belum menahan Mardhani, karena statusnya masih sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemda Kabupaten Gowa.

"Tersangka mengakui perbuatannya. Saat ini, tersangka masih dalam proses pemeriksaan di Inspektorat Kabupaten Gowa sehubungan dengan pemberian sanksi tegas dari instansinya," jelas Tri.

Baca juga: Tak Tolerir, Bupati Gowa Serahkan Kasus Satpol PP Pukul Ibu Hamil ke Polisi

Setelah proses pemeriksaan di Inspektorat Kabupaten Gowa selesai, kata Tri, tersangka akan diserahkan ke Mapolres Gowa untuk proses lebih lanjut.

"Proses penahanan akan dilakukan setelah tersangka diserahkan oleh Pemkab Gowa (Bupati Gowa), pasca pemberian sanksi," sebutnya.

Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Yasin Limpo, sebelumnya meminta Mardhani diberi hukuman seberat-beratnya.

Menurut Adnan tindakan Mardhani terhadap warga saat operasi Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro tidak bisa ditoleransi.

Video aksi pemukulan Mardhani beredar di media sosial. Peristiwa itu terjadi Rabu (14/7) saat petugas Satpol PP Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan melakukan operasi PPKM. Insiden terjadi saat Satpol PP hendak menutup sebuah warung kopi. Mardhani, menurut polisi, emosi dan memukul perempuan pemilik warung kopi. ***