Mumtaz Rais Kembali Tanggapi Sinis PAN Reformasi Ayahnya

Mumtaz Rais Kembali Tanggapi Sinis PAN Reformasi Ayahnya
Ahmad Mumtaz Rais
WJtoday, Jakarta - Amien Rais dikabarkan bakal segera meluncurkan partai baru selepas keluar dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Eks Ketua DPP PAN Agung Mozin mengatakan politisi senior PAN Amien Rais akan mendirikan partai baru dengan sebutan PAN Reformasi. Agung mengatakan partai ini akan terbuka bagi semua orang.

Menanggapi  akan dibentuknya Partai baru besutan Ayahnya, ketua DPP PAN Mumtaz Rais menepis jauh-jauh anggapan PAN Reformasi sebagai kado pahit bagi
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) yang kemarin berulang tahun ke-58

"Kado pahit?! Justru kado yang nasgitel, panas legi lan kenthel," kata Mumtaz, kepada wartawan, Senin (31/8/2020).

Mumtaz meyakini PAN Reformasi yang akan deklarasi pada Desember nanti 'nyungsep' sebelum terbentuk. Mumtaz mengatakan tak ada anggota Dewan dan kepala daerah dari PAN yang tertarik dengan PAN Reformasi.

"Mengapa? Karena PAN Reformasi ini alih-alih akan terbentuk dan dideklarasikan, malah yang ada nyungsep sebelum tumbuh. Lihatlah, tidak ada satu pun anggota Dewan kita dan kepala daerah kita yang mengarah ke sana," ujar Putra Amien Rais itu.

Lebih lanjut, Mumtaz menyinggung PAN Reformasi sebagai kelompok pengangguran yang berhalusinasi ingin menjadi partai. Mumtaz lantas menyebut PAN Reformasi sebagai PAN Halusinasi.

"Mereka (anggota Dewan dan kepala daerah PAN) semua sibuk bekerja, bukan seperti para pengangguran itu yang luntang-lantung berhalusinasi mau bikin partai. Kalau memang PAN halusinasi  ini sampai beneran terbentuk dan diisi oleh seperempat saja dari anggota Dewan kita yang berjumlah sekitar 1.500-an, maka saya sebagai Ketua PoK DPP penjaga tangguh benteng PAN ini, akan berenang dari pantai Kapuk sampai Labuan Bajo, sebagai bentuk give away, persembahan dari saya," imbuhnya.

Mumtaz meyakini, PAN Reformasi yang dibesut ayahnya akan 'nyungsep' sebelum terbentuk. Sebab, tidak ada anggota dewan dan kepala daerah dari PAN yang tertarik dengan PAN Reformasi.

"PAN Reformasi alih-alih akan terbentuk dan dideklarasikan, malah yang ada nyungsep sebelum tumbuh," ujar Mumtaz kepada awak media, Senin (31/8/2020).

Sebelumnya, dalam Kongres V PAN pada Februari lalu, Mumtaz juga  secara terang-terangan menentang adanya PAN Reformasi.

Ia menyebut reformasi tak adil bagi para kader yang dipimpin oleh Zulkifli Hasan. Mumtaz secara terang-terangan membela Zulhas, panggilan akrab Zulkifli Hasan, yang merupakan mertuanya.

Dalam sesi wawancara, Mumtaz menegaskan keputusan Kongres V PAN yang menunjuk Zulhas menjadi Ketua Umum adalah keputusan yang sah.

Tak hanya itu, Mumtaz juga menyebut partai baru yang akan dibentuk oleh ayahnya tak akan bertahan lama. Ia menyebutnya sebagai PAN KW.

"Kami tahu, PAN palsu pasti kempes," kata Mumtaz.***