Muhammad Farhan Sayangkan Insiden Diplomat Nigeria dan Petugas Imigrasi

Muhammad Farhan Sayangkan Insiden Diplomat Nigeria dan Petugas Imigrasi
Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan . (dok humas dpr ri)

WJtoday, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan menyayangkan hubungan diplomatik Indonesia - Nigeria terganggu setelah insiden yang melibatkan diplomat Nigeria dengan aparat Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Ia mengatakan hubungan bilateral RI - Nigeria sudah terjalin dengan baik selama ini. 

 “Saya menyayangkan adanya insiden personal yang melibatkan diplomat Nigeria dengan aparat Imigrasi Kemenkumham. Tetapi, kita juga jangan menutup mata pada subjektivitas yang terjadi kepada orang asing yang menolak menunjukkan identitasnya,” kata Farhan dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (13/8/2021).

 Sebagai dua negara bersahabat, politisi F-NasDem ini mengajak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Nigeria membuka komunikasi dengan Indonesia terkait insiden ini. Ia juga mendesak agar Kemlu dan Kemenkumham bekerja sama untuk memperbaiki hubungan baik kepada Nigeria dan negara sahabat lain.

“Saya ingin mengajak Kemlu Nigeria untuk dapat membuka komunikasi dengan Pemerintah RI (Kemlu) untuk menjernihkan permasalahan ini," terangnya. Farhan mengatakan, Nigeria merupakan negara sahabat yang erat diplomasinya dengan Indonesia. Terutama dalam mitra perdagangan dan investasi bagi RI. Karenanya, ia mendorong agar RI dapat terus menjaga hubungan baik dengan Nigeria.

“Terakhir perlu diingat, Nigeria adalah salah satu sahabat erat Indonesia dalam diplomasi negara Islam di berbagai forum internasional. Apalagi, Nigeria adalah mitra perdagangan dan investasi bagi RI, salah satunya sumber impor minyak RI. Jadi, menjaga hubungan baik dengan Nigeria sangat strategis," tutur Farhan.

Sebelumnya, Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono mendorong agar kasus ini segera diluruskan dan diselesaikan dengan cara yang baik. Sehingga hubungan antara kedua negara tetap berjalan dengan baik dan kerja sama antara kedua negara pun tidak terganggu.

 Kasus tersebut memberikan pembelajaran yang sangat berharga bagi semua pihak. Setinggi apapun jabatan yang dimiliki, namun harus tetap kooperatif saat berhubungan atau berhadapan dengan petugas yang sedang menjalankan tugasnya.

Sisi lain, ia meminta petugas imigrasi untuk menjalankan tugasnya sesuai prosedur dan tidak bertindak diskriminatif. Ia mengajak, seluruh masyarakat harus mengawasi kinerja petugas pelayanan publik supaya bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan sesuai prosedur. 

"Jika ada oknum petugas pemerintahan yang tidak baik, maka masyarakat wajib melaporkannya," tandas Dave.  ***