Meski Kasus Melandai, Pemkot Cirebon Tetap Lakukan Penanganan Covid-19

Meski Kasus Melandai, Pemkot Cirebon Tetap Lakukan Penanganan Covid-19
Pemkot Cirebon tetap lakukan penanganan pandemi Covid-19. Capaian vaksinasi Covid-19 menjadi kekuatan untuk bisa menjaga geliat ekonomi di Kota Cirebon. (ilustrasi: antara)

WJtoday, Cirebon - Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon tetap lakukan penanganan pandemi Covid-19. Capaian vaksinasi Covid-19 menjadi kekuatan untuk bisa menjaga geliat ekonomi di Kota Cirebon.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi usai pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pengangkatan pertama jabatan fungsional tenaga kesehatan, tenaga pendidikan dan tenaga teknis lainnya di lingkungan Pemkot Cirebon.

“Secara nasional ada peningkatan kasus hampir 1.200 kasus. Walaupun di Jabar tidak sebesar Jakarta,” kata Agus, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (18/6/2022).

Meningkatnya kasus positif Covid-19 dikarenakan munculnya subvarian omicron BA.4 dan BA.5. Di Kota Cirebon, lanjut Agus, saat ini sudah ada yang terpapar Covid-19 sekalipun belum diketahui terpapar varian apa. 

“Kami dari satgas terus memonitor,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu regulasi apa yang diterapkan pemerintah pusat. Namun berdasarkan evaluasi levelling dari pemerintah pusat, kasus Covid-19 memang melandai.

Dengan adanya kasus baru, Agus yakin pemerintah pusat akan melakukan evaluasi. “Nanti kita lihat regulasinya seperti apa,” sebut Agus.

Ia menegaskan, Pemkot Cirebon tetap melakukan penanganan sehingga penyebaran Covid-19 bisa tetap terkendali. 

“Kita sudah memiliki pola dalam penanganan Covid-19,” jelasnya.

Di sisi lain, anggaran penanganan Covid-19 diantaranya untuk testing, tracing, ruang isolasi, dan kebutuhan lainnya untuk penanganan Covid-19 sudah dialokasikan pada belanja tak terduga (BTT).

Kesiapan rumah sakit, baik ruang perawatan dan ICU juga telah siap dan tinggal dialihfungsikan jika terjadi kondisi terburuk.  ***