Menkes Sebut BOR Belum Menggambarkan Kapasitas RS Sepenuhnya

Menkes Sebut BOR Belum Menggambarkan Kapasitas RS Sepenuhnya
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin

WJtoday, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan kapasitas tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) belum menggambarkan kondisi suatu rumah sakit. Kondisi rumah sakit dilihat dari kapasitas maskimal tempat tidur yang ada.

"Contoh salah satu provinsi, BOR-nya sudah 90 persen, tempat tidur dipakai Covid-19 2.000 jadi kira-kira 1.800 (tempat tidur) sudah diisi. Sebenarnya kalau kita lihat tempat tidurnya total ada 8.000 kan kita bisa tambah dari 2.000 menjadi 4.000 langsung BOR-nya turun ke 50 persen," ujar Budi dalam konferensi pers virtual, Senin (26/7/2021).

Budi menyebut meski terjadi kenaikan kasus di beberapa wilayah, dipastikan tingkat BOR untuk pasien Covid-19 mulai menurun. Kapasitas rumah sakit di seluruh Indonesia mencapai 430 ribu dan sekitar 92 ribu pasien menjalani perawatan Covid-19.

"Alhamdulillah sekarang sudah turun ke 82 ribu, terutama turunnya di daerah Jakarta," kata dia

Dia meyebut terdapat beberapa daerah yang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 telah mununjukkan penurunan BOR. Seperti Jawa Barat. Kemudian, yang masih naik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Timur.

Sebelumnya, angka BOR rumah sakit di kawasan Jawa-Bali terus meningkat. Rerata keterisian BOR di kawasan tersebut lebih dari 80 persen.

"Sebagai catatan keterisian tempat tidur di Provinsi Bali meningkat hampir 20 persen dalam satu minggu terakhir menjadi 64 persen per 13 Juli," ujar Juru bicara vaksinasi covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (14/7/2021)

Nadia meminta rumah sakit yang memiliki BOR di atas 80 persen segera mengonversi tempat tidur. Dia ingin 40 persen dari total tempat tidur di rumah sakit dialokasikan untuk pasien Covid-19.

"Jika kebutuhan tempat tidur masih belum terpenuhi, konversi rumah sakit menjadi runah sakit covid-19 dan pembangunan rumah sakit lapangan darurat covid-19 dapat dilakukan," kata Nadia.***(agn)