Massa Demo Tolak PPKM di Bandung Dibubarkan Polisi, Ratusan Pemuda Ditangkap

Massa Demo Tolak PPKM di Bandung Dibubarkan Polisi, Ratusan Pemuda Ditangkap

WJtoday, Bandung - Aparat kepolisian membubarkan massa aksi penolak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang menduduki kawasan Simpang Dago-Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (21/7/2021).

Sebelumnya, massa menggelar aksi serupa di Balai Kota Bandung dan hendak melanjutkan demonstrasi ke Gedung Sate.

Pantauan dilokasi, massa mulai bergerak ke Gedung Sate dari Balai Kota sekitar pukul 14.00 WIB. Peserta aksi ada yang mengenakan jas almamater kampus dan sebagian lainnya berkaos. Mereka meneriakkan berbagai tuntutan di tengah persimpangan jalan tersebut.

Selain massa aksi berusia dewasa, terlihat juga peserta berusia remaja yang ikut dalam aksi tersebut.

Sementara itu, aparat kepolisian yang sebelumnya telah bersiaga di Gedung Sate mulai bergerak ke Jalan Diponegoro. Di sisi lain, peserta aksi demo mulai menyeret water barrier untuk mengadang petugas.

Petugas kepolisian dari pengurai massa lantas mengumumkan agar massa membubarkan diri.

"Adik-adik diharapkan untuk membubarkan diri karena telah melanggar protokol kesehatan dengan berkerumun," ujar petugas.

Kemudian polisi pun bergerak melakukan tindakan tegas dengan membubarkan massa. Tampak petugas huru-hara dan mobil water cannon bergerak ke arah para demonstran. Massa aksi pun akhirnya berlarian ke arah Jalan Sulanjana.

Sekitar pukul 15.30 WIB, akses Jalan Simpang Dago-Sulanjana yang sebelumnya ditutup oleh massa aksi sudah kembali dibuka. Arus lalu lintas kembali normal.

Ratusan Pemuda di Bandung Ditangkap


Puluhan pemuda yang diduga peserta aksi demo di Kota Bandung, Jawa Barat, ditangkap polisi karena ricuh. Mereka saat ini dikumpulkan di Gedung Sate, Kota Bandung, untuk dilakukan pendataan.

Salah seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bandung yang enggan disebut namanya mengaku mengikuti aksi tersebut dari informasi di media sosial.

"Tahu dari media sosial ada aksi," kata dia di Gedung Sate, Bandung, Rabu, 21 Juli 2021.

Dari pantauan dilokasi, para pemuda tersebut banyak menggunakan pakaian serba hitam. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari polisi terkait jumlah dan identitas kelompok pemuda yang telah ditangkap tersebut.

Massa yang mengikuti aksi itu menuntut agar pemerintah memberhentikan Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dinilai tak berhasil mengendalikan sebaran kasus Covid-19 dan malah menyengsarakan rakyat. PPKM diketahui akan diperpanjang hingga 25 Juli 2021.

Sebelumnya, ratusan orang menggelar aksi demonstrasi menolak penerapan PPKM Darurat di Kota Bandung, Rabu (21/7).

Dalam aksi yang berlangsung di depan Balai Kota Bandung itu, massa yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, ojek online, dan pedagang menilai pemberlakuan PPKM yang dilakukan mulai dari pusat hingga daerah dianggap tidak berdampak terhadap pengendalian Covid-19 dan malah menyengsarakan masyarakat.

Pemerintah diketahui mengubah istilah PPKM Darurat menjadi PPKM Level mulai dari level 1-4. Kota Bandung sendiri termasuk PPKM Level 4, yang asesmennya ditentukan Kementerian Kesehatan merujuk laju penularan Covid-19 dan fasilitas layanan kesehatan.***