Legislator Ingatkan Pilkada Jangan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Legislator Ingatkan Pilkada Jangan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19
Sekretaris Komisi IV DPRD Jabar Buky Wibawa
WJtoday, Bandung - Sebanyak delapan daerah di Jawa Barat (Jabar) sebentar lagi akan melaksanakan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020. 

Dalam pelaksanaannya, legislator dari Partai Gerindra Buky Wibawa mengingatkan agar pelaksanaan Pilkada serentak ini jangan sampai menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

"Terapkan ketat protokol kesehatan, terutama bagi para pemilih jangan berkerumun di TPS. Jika sudah mencoblos segera pulang." kata Buky, di Bandung, Selasa (8/12/2020).

"Selain itu sudah ada peraturan KPU untuk jalannya Pilkada dengan menerapkan protokol kesehatan yang harus dijalankan petugas pemilu," tambahnya.

Dia mengatakan protokol kesehatan harus tetap dijalankan baik oleh Petugas Pemilu maupun pemilih yang datang. Petugas dipastikan harus sehat dan wajib memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan, dan mengatur kedatangan pemilih agar tidak terjadi kerumunan. 

"Saya ingin mengingatkan kita akan melakukan Pilkada serentak. Memang ini tidak bisa dilakukan secara normal. Jadi saat pemungutan suara dilakukan protokol kesehatan juga harus dilakukan," ujar legislator yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD Jabar ini.

Dia pun menyebutkan ada beberapa negara yang tidak menunjukkan dampak signifikan terhadap kenaikan kasus, setelah adanya pemilu. Negara tersebut adalah Kroasia, Republik Dominika, Malawi, Korea Selatan, dan Trinidad. 

"Namun ada juga yang menunjukkan kenaikan kasus Covid-19 setelah jalannya Pilkada yakni di Belarus, Polandia, Serbia, dan Singapura." terangnya.

Buky menekankan pentingnya penerapam protokol kesehatan bantu mengurangi risiko penularan.

"Risiko penularan di TPS menurun jika protokol kesehatan dilakukan dan mengatur sirkulasi udara dan disinfektan rutin dilakukan. " tandasnya.

Terakhir dia juga berpesan masyarakat sebagai pemilih harus menyadari pentingnya peran kepala daerah untuk membawa daerah bangkit, terutama dalam kondisi pandemi ini. 

Menurutnya pemimpin yang menataati aturan protokol kesehatan saat kampanye dapat menjadi cerminan tahun-tahun ke depan.  ***