Lawan Kotak Kosong, Gibran: Bukan Masalah Ada atau Tidak Lawan

Lawan Kotak Kosong,  Gibran: Bukan Masalah Ada  atau Tidak Lawan
Lawan Kotak Kosong, Gibran: Bukan Masalah Ada atau Tidak Lawan
Wjtoday, - Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi, diprediksi bakal berhadapan dengan kotak kosong dalam Pilkada Solo, Desember nanti. Pasalnya, hampir semua partai mendukungnya. Tersisa hanya PKS, itu pun tak bisa mencalonkan karena perolehan kursinya masih kurang.

Setelah resmi diusung PDIP sebagai calon wali kota Solo, langkah Gibran menuju Solo-1, makin terbuka lebar. PDIP adalah partai terbesar di Solo. Dominasinya begitu kuat.

Lihat saja komposisi kursi di DPRD saat ini. Partai berlambang kepala banteng moncong putih itu memborong 30 kursi dari 45 kursi. Sisanya, 15 kursi lagi dibagi dengan partai-partai lain. Lima kursi untuk PKS, masing-masing tiga kursi untuk Gerindra, PAN, dan Golkar, lalu satu kursi untuk PSI.

Dengan komposisi ini, sulit bagi partai lain untuk mengusung calonnya sendiri. Soalnya untuk bisa mengusung calon, butuh minimal 9 kursi. Sementara itu, semua partai koalisi pemerintah dari jauh-jauh hari sudah memberikan dukungan kepada Gibran. Golkar dan PSI sudah menyatakan dukungan. Bahkan, Gerindra pun sudah memberikan dukungan kepada Gibran.

Hanya PKS yang belum menentukan sikap. Berbekal 5 kursi di DPRD, PKS butuh tambahan 4 kursi lagi agar bisa mengusung calon sendiri. Hanya saja, mengumpulkam 4 kursi itu bukan perkara mudah.

Sementara itu Menjelang pelaksanaan Pilkada Solo 2020 yang berpotensi diikuti calon tunggal, mulai bermunculan gerakan mendukung kotak kosong. Gibran Rakabuming Raka mengaku tak mempermasalahkannya.

Gibran mengatakan, tak mempermasalahkan ada atau tidak ada lawan di Pilkada Solo. Hal tersebut menurutnya berada di ranah KPU.

“Itu kan yang menentukan KPU. Tidak masalah (ada atau tidak ada lawan),” kata Gibran di sela acara Musyawarah Ranting se-Kecamatan Pasar Kliwon, di Ndalem Mloyokusuman, Baluwarti, Solo, Kamis (6/8/2020).

Senada disampaikan Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo. Rudy tak mempermasalahkan hal tersebut.

Rudy mengatakan kadernya sudah memanaskan mesin untuk memenangkan Gibran-Teguh. Ada ataupun tidak ada lawan bukan masalah baginya.

“Ada lawan kita bekerja, tidak ada lawan kita juga bekerja, itu karena perintah partai, bukan perintah saya,” kata Rudy di lokasi yang sama.

Menurutnya, gerakan kotak kosong tersebut juga tidak melanggar aturan. Hal tersebut sebagai bentuk jalannya sebuah demokrasi.

“Nggak masalah gerakan kotak kosong, PDIP tetap jalan. Saya tanggung jawab di PDIP, silakan saja kotak kosong, karena diatur boleh kotak kosong ya nggak masalah,” katanya.

Diketahui Pilkada Solo 2020 berpotensi hanya memunculkan calon tunggal, yakni pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang diusung PDIP. Sejumlah aktivis kota muncul siap bergerak untuk mengampanyekan kotak kosong.***