LaporCovid-19 Terima 302 Aduan Pelanggaran PPKM Darurat, Terbanyak di Jabar

LaporCovid-19 Terima 302 Aduan Pelanggaran PPKM Darurat, Terbanyak di Jabar
Ilustrasi (pam)

WJtoday, Jakarta - Organisasi relawan LaporCovid-19 menerima 302 laporan pelanggaran protokol kesehatan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Laporan terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Barat.

Relawan LaporCovid-19 Yemiko Happy mengungkapkan data itu didapat dari laporan warga via aplikasi percakapan otomatis. Laporan dihimpun pada 3-19 Juli.

"Ada 302 laporan, sekitar 17 laporan itu setiap hari kepada chat bot LaporCovid-19. Kalau misalnya kita lihat, pelanggaran prokes laporan paling banyak berasal dari Jawa Barat, yaitu 166 laporan," kata Yemiko dalam jumpa pers daring di kanal Youtube Lapor Covid 19, Kamis (22/7/2021).

Kemudian, DKI Jakarta menempati urutan kedua dengan 52 laporan. Kemudian, ada Jawa Timur dengan 26 laporan, Banten 23 laporan, D.I. Yogyakarta 8 laporan, dan Jawa Tengah 6 laporan.

Baca juga: Pelanggar Prokes di Kabupaten Bekasi Bisa Kena Denda hingga Rp50 Juta

Yemiko menambahkan, secara substansi laporan terbagi dalam tujuh kategori. Laporan terbanyak, sekitar 31 persen, berkaitan dengan pelanggaran protokol kesehatan di kantor dan pusat bisnis.

Kemudian, ada laporan pelanggaran protokol kesehatan terkait tempat publik (21 persen), suspek atau orang terkonfirmasi Covid-19 yang tidak isolasi (13 persen), peribadahan (10 persen), pendidikan (10 persen), pesta dan wisata (8 persen), serta tempat makan (7 persen).

"Teman-teman di LaporCovid-19 meneruskan laporan kepada pemerintah dan atau dinas instansi terkait," sebutnya.  *** (pam)