Langsung Diinapkan di Rutan Pondok Bambu, Jaksa Pinangki Resmi Jadi Tersangka

Langsung Diinapkan di Rutan Pondok Bambu, Jaksa Pinangki Resmi Jadi Tersangka
Langsung Diinapkan di Rutan Pondok Bambu, Jaksa Pinangki Resmi Jadi Tersangka
WJtoday, Jakarta - Keterlibatan Pinangki Sirna Malasari dengan Tersangka Djoko Tjandra yang telah ditangkap beberapa waktu lalu. Ia diduga menerima suap miliaran rupiah dalam bentuk dolar AS.

Perjalanan karier Jaksa Pinangki Sirna Malasari (PSM) tampaknya bakal berakhir. Keterlibatannya dengan Tersangka Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra yang telah ditangkap beberapa waktu lalu. Ia diduga menerima suap miliaran rupiah dalam bentuk dolar AS.

Selasa malam (11/8), tim Kejaksaan Agung (Kejagung) langsung menangkap PSM usai ditetapkan sebagai tersangka. Pihak kejagung juga telah melakukan penahanan terhadap jaksa berparas rupawan ini. 

"Setelah (PSM) ditetapkan sebagai tersangka, kemudian tim penyidik melakukan penangkapan," ucap Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono kepada wartawan di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta, Rabu (12/8).

Diberitakan sebelumnya, PSM  ditetapkan tersangka berkaitan dengan penerimaan hadiah atau janji terkait Djoko Tjandra. Disebutkan dugaan penerimaan suap sekitar USD 500 ribu atau sekitar Rp 7 miliar. Hari menyebutkan angka itu masih berupa dugaan.

"Sementara kemarin yang beredar di media maupun hasil pemeriksaan pengawasan itu kan diduga sekitar USD 500 ribu. Kalau dirupiahkan kira-kira Rp 7 miliar. Silakan dihitung karena fluktuasi nilai dolar kita tidak bisa pastikan, tetapi dugaannya sekitar USD 500 ribu," ujar Hari.

"Dilakukan pemeriksaan tersangka, kemudian dilakukan penahanan di Rutan Salemba Cabang Kejagung," imbuhnya. 

Kemudian, penahanan PSM dipindahkan ke Rutan Khusus Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur. 

"Tadi malam penyidik berkesimpulan, berdasarkan bukti yang diperoleh, telah dirasakan cukup diduga terjadi tindak pidana korupsi sehingga ditetapkan tersangka, yaitu inisialnya PSM," ujar Hari. 


Nama Jaksa PSM mencuat setelah fotonya bersama Djoko Tjandra beredar di media sosial. Padahal saat itu, Djoko Tjandra berstatus buronan Kejaksaan Agung, tempat Jaksa PSM bekerja.

Berdasarkan pemeriksaan bidang Pengawasan, Jaksa PSM diberi sanksi disiplin karena diduga bepergian sebanyak 9 kali ke luar negeri pada 2019 tanpa izin tertulis dari atasannya. Dua di antaranya diduga bertemu dengan Djoko Tjandra.

Alhasil, jaksa PSM dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Sub-Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan.

Pengusutan pun berlanjut terhadap dugaan suap. Hingga kemudian penyidik menemukan bukti cukup untuk menetapkannya sebagai tersangka.***