Lakukan Demo, Buruh di Bandung Harus Bayar Rp500 Juta

Lakukan Demo, Buruh di Bandung Harus Bayar Rp500 Juta
ilustrasi Demo Buruh
WJtoday, Bandung - Seorang buruh di Kota Bandung harus membayar ganti rugi Rp500 juta dari gugatan Rp12 miliar oleh perusahaan CV Sandang Saritex karena melakukan protes dan mogok kerja. Buruh tersebut harus membayar ganti rugi lantaran perusahaan tidak terima dengan aksi protes yang dilakukannya.

Hal itu diakui Divisi Riset dan Kampanye Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung Heri Pramono. Dia mengakui, saat ini pihaknya tengah melakukan pendampingan hukum bersama-sama dengan SBM-Sebumi. 

"Usaha kami bersama SBM-Sebumi untuk memperjuangkan keadilan terganjal mahalnya biaya hukum yang akan kami tempuh. Tidak tanggung-tanggung ongkos biaya yang harus kami berikan kepada Pengadilan Negeri Bandung sekitar Rp82,865 juta," katanya.

Pendampingan ini terkait kasus gugatan Rp12 miliar oleh perusahaan terhadap buruhnya karena melakukan protes dan mogok kerja.

"Padahal, protes dan mogok kerja ini dilakukan oleh buruh bukan tanpa alasan. Mereka dalam rangka memperjuangkan hak haknya yang tidak dipenuhi oleh perusahaan," kata Heri Pramono kepada wartawan, Selasa (23/3/2021).

Menurut dia, beberapa hak buruh yang diduga tidak dipenuhi adalah pembayaran upah yang dipotong, pembayaran THR secara dicicil, hingga  perusahaan diduga tidak memenuhi kewajibannya membayar iuran BPJS.

Menurut dia, sebenarnya proses persidangan telah dilalui. Bahkan telah dibacakan putusan. Dalam putusan tersebut majelis hakim menyatakan  buruh SBM-Sebumi wajib membayar kerugian sebesar Rp500 juta atas aksi atau protes dan mogok kerja. Hakim menilai aksi buruh melawan hukum. 

Setelah diputuskan mesti membayar Rp500 juta, buruh CV Sandang Sari berencana mengajukan banding. 

Hal itu diakui Divisi Riset dan Kampanye Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung Heri Pramono. Dia mengakui, saat ini pihaknya tengah melakukan pendampingan hukum bersama-sama dengan SBM-Sebumi. 

"Usaha kami bersama SBM-Sebumi untuk memperjuangkan keadilan terganjal mahalnya biaya hukum yang akan kami tempuh. Tidak tanggung-tanggung ongkos biaya yang harus kami berikan kepada Pengadilan Negeri Bandung sekitar Rp82,865 juta," katanya.

Oleh karenanya, pihaknya terpaksa membuka pintu melakukan penggalangan dana, untuk membayar biaya banding. 

"Kami mengundang seluruh kawan untuk menyalurkan dukungan solidaritas kepada buruh Sandang Saritex ini," katanya. ***