Kutuk Agresi Militer Israel, Syaiful Huda Instruksikan Seluruh Kader PKB Jabar Bergerak

Kutuk Agresi Militer Israel, Syaiful Huda Instruksikan Seluruh Kader PKB Jabar Bergerak
Agresi Militer Israel

WJtoday, Bandung - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat mengutuk keras agresi militer Israel terhadap warga sipil di seluruh wilayah pendudukan Palestina.

Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Israel sudah jelas melanggar HAM.

"Tindakan yang dilakukan oleh Israel ini telah jelas-jelas melanggar hak asasi manusia, kejahatan kemanusiaan serta melanggar kehormatan bangsa Palestina," ucap Huda dalam kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1442 H yang dilaksanakan secara virtual, Senin (17/5/2021).

Lebih lanjut, Huda menginstruksikan pengurus dan kader DPC PKB se-Jabar untuk melaksanakan aksi solidaritas Palestina di seluruh daerah dengan berbagai cara dan bentuknya. Namun, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah kerumunan dan penularan Covid-19.

"Menginstruksikan pengurus seluruh DPC PKB untuk melaksanakan solidaritas kemanusiaan untuk Palestina dengan tetap menggunakan protokol kesehatan," tegasnya.

Saat ini militer Israel terus membombardir sejumlah wilayah di Palestina baik melalui serangan udara maupun artileri di sepanjang perbatasan jalur Gaza. Menurut berbagai sumber, jumlah korban tewas dari warga sipil Palestina dari serangan udara itu mencapai 181 orang termasuk diantaranya perempuan dan anak-anak.

Manggapi kejadian tersebut, Huda mengungkapkan rasa prihatinnya atas konflik yang saat ini tengah terjadi di Palestina.

"Saya mewakili seluruh pengurus PKB Jawa Barat sangat prihatin atas kondisi yang sedang dihadapi oleh saudara kita di Palestina," ungkapnya.

Huda menegaskan bahwa pihaknya mendesak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk turun tangan akan bisa menyelesaikan konflik antara Israel-Palestina.

Menurut Huda, perlu adanya langkah nyata untuk menyatakan solidaritas kemanusiaan untuk masyarakat Palestina di tengah agresi militer Israel itu.

"Kita mendesak PBB agar segera turun tangan menyelesaikan konflik ini," tutupnya.*** (agn)