Korban Tewas Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Bertambah Jadi 49 Orang

Korban Tewas Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Bertambah Jadi 49 Orang
Korban Meninggal Kebakaran Lapas Klas I Tangerang./twitter

WJtoday, Tangerang - Satu narapidana atau warga binaan korban kebakaran Lapas Kelas I A Tangerang dalam perawatan medis di RSUD Kabupaten Tangerang kembali meninggal dunia.

Kali ini atas nama Nasrudin Abdullah Bin Abdullah, berusia 34 tahun pada pukul 10.25 WIB. Jumlah total yang tewas sampai saat ini bertambah menjadi 49 orang. Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi (HPI) RSUD Kabupaten Tangerang, Hilwani membebarkan bila satu orang pasien korban kebakaran Lapas meningga dunia atas nama Nasrudin.

"Karena, kondisi Nasurudin memang berat dan tidak menunjukan tanda-tanda perbaikan akibat trauma inhalasi," ungkapnya, Kamis (16/9/2021).

Ditambahkan Dokter Jaga ICU Bedah RSUD Kabupaten Tangerang, Santika Budi Andiyani, dari 10 orang nadapidana atau warga binaan yang mendapatkan perawatan medis di RSUD Kabupaten Tangerang, delapan orang telah meninggal dunia dan saat ini tersisa dua orang.

Mereka yang masih dalam perawatan medis yakni, Yulius Darmanto Bin Tjong berusia 33 tahun dan Joko Susilo Bin Rohim, 35 tahun.

"Sebelumnya ada tiga namun pasien atas nama Nasrudin Abdullah Bin Abdullah berusia 34 tahun meninggal dunia," terangnya.

Kondisi Nasrudin, sambung Santika, memang tidak menunjukan perubahan signifikan dan masih terpasang ventilator, karena sejak awal mengalami perburukan akibat luka bakar berat dan belum sadar.

"Padahal, sebelumnya hari ini tim dokter merencanakan untuk melakukan operasi debridemang bersamaan dengan korbam lainnya yakni, Yulius Darmanto Bin Tjong berusia 33 tahun," ujarnya.

Sementara, lanjutnya, Joko Susilo Bin Rohim, 35 tahun yang mengalami fraktur tulang betis sudah dilakukan operasi dan saat ini kondisinya juga stabil.

"Joko saat ini tindakan yang dilakukan tim medis RSUD Kabupaten Tangeran adalah melakukan fisioterapi untuk gerakan kakinya agar tidak terlalu kaku karena akibat adanya tulang yang patah," papar Santika.

Baca Juga : Korban Meninggal Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Bertambah Jadi 48 Orang

Diketahui, Lapas Kelas I A Tangerangterbakar pada Rabu pekan lalu dengan menelan korban 121 orang baik meninggal dunia maupun luka-luka.

Insiden tersebut, penyebabnya saat ini masih dalam penyidikan polisi dan dugaan sementara akibat konsleting listrik.

Untuk total korban meninggal dalam tragedi kebakaran Lapas Kelas I A Tangerang berjumlah 49 orang, rinciannya 41 tewas saat kebakaran, delapan meninggal dalam perawatan rumah sakit.

Baca Juga : Kebakaran Lapas Klas I Tangerang, Polisi Setop Operasi Identifikasi Korban


Korban Kebakaran Lapas Tangerang yang Dirawat di RSUD Tersisa 2 Orang

Delapan narapidana korban kebakaran Lapas Tangerang meninggal di RSUD Kabupaten Tangerang. Dari 10 narapidana yang dirawat, kini tersisa dua orang.

Dokter Jaga ICU Bedah RSUD Kabupaten Tangerang, Santika Budi Andiyani mengatakan, kedua narapidana yang masih menjalani perawatan, Yulius Darmanto (33) bin Tjong dan Joko Susilo (35) bin Rohim.

"Joko Susilo mengalami fraktur tulang betis dan sudah dilakukan operasi. Saat ini kondisinya masih stabil," kata Santika, kepada wartawan, Kamis (16/9/2021) siang.

Selanjutnya, pihak medis akan melakukan tindakan fisioterapi untuk gerakan kakinya agar tidak terlalu kaku karena akibat adanya tulang yang patah. Joko mengalami patah tulang saat kebakaran di Lapas Tangerang.

"Sementara untuk korban Yulius, masih ada luka bakar. Jadi kita masih melakukan debridement terus-terusan sampai lukanya benar-benar kering dan baik," sambungnya.

Lebih jauh, pihaknya tidak bisa memastikan kapan kedua narapidana itu bisa dikembalikan lagi ke Lapas Tangerang, karena kondisinya yang masih membutuhkan perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang.

"Untuk kapan bisa dikembalikan lagi, semua tergantung dokter penanggungjawab pasiennya. Karena yang menentukan pasien bisa balik pulang atau apa itu, hanya dokter penanggungjawab pasien," ungkapnya.

Joko dan Yulius merupakan narapidana yang dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang, karena mengalami luka parah saat kebakaran Lapas Tangerang terjadi. Dari 10 orang dirawat, delapan orang meninggal dunia.***